MEDAN - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi akan memfasilitasi penerbangan charter untuk merintis penerbangan internasional dari dan ke Bandara Silangit. Duku.ganti penerbangan charter ini dilakukan seiring dengan peningkatan status Bandara Silangit dari bandara domestik menjadi Bandara Internasional.
"Kita akan sediakan penerbangan charter ke Singapura. Kita harap tidak lebih dari enam bulan pertama. Selanjutnya semoga bisa jadi reguler karena biasanya kalau charter sukses, maka akan ada yang tertarik untuk penerbangan reguler, "ujar Menteri Budi saat meninjau Bandara Silangit, Minggu (24/9/2017).
Menteri Budi mengatakan, pihak berharap dukungan yang diberikan itu dapat didukung pula oleh Pemerintah Daerah yang bisa disinergiskan dengan dukungan yang diberikan pemerintah pusat.
"Ini kan pertama kali penerbangan Internasional, kesan-kesan pertama itu penting, jangan sampai tidak ada kegiatan. Apalagi akan adakan paket wisata murah 300 dolar untuk 3 hari 2 malam. Ini tentunya murah sekali dan akan sangat menarik bagi warga Singapura. Kita nanti akan siapkan juga penyambutan. Jadi kita perlu dukungan dari Pemda,"tukasnya.
Menteri Budi menyebutkan, kehadiran Bandara Silangit sebagai Bandara Internasional tentunya akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata di seputar Danau Toba dan perekonomian masyarakat di sekitarnya.
BACA JUGA:
"Dampak yang pertama kali pasti sektor pariwisata karena Danau Toba itu suatu tempat yang luar biasa, satu tempat yang mungkin Danau paling terbesar di dunia dan salah satu destinasi yang diutamakan selain ke Lombok dan Jogja. Jadi dampak itu akan baik oleh karenanya akan bertambah seperti hotel restoran, jadi ekonomi Toba dan sekitarnya akan tumbuh dengan baik,"pungkasnya.
"Kehadiran Bandara Silangit juga mengakomodir teman-teman suku Batak yang merantau untuk pulang ke kampung halaman, bisa setiap jam atau setiap minggu pulang ke kampung halaman, karena memang Silangit ini suatu titik maju yang luar biasa,"tandasnya.
Proyek pengembangan Bandara Silangit menjadi bandara internasional saat ini masih terus dikerjakan. Ia berharap pengerjaan proyek itu dapat rampung sebelum tengat operasional penerbangan internasional perdana dari bandara tersebut 28 Oktober 2017 mendatang.
BACA JUGA:
"Nanti kita juga akan sediakan angkutan Bus Damri dari Bandara menuju Kota wisata Parapat supaya peran bandara semakin baik,"tutupnya.
(Ade Indra Kusuma)