Ingin Atasi Mual saat Hamil? Konsumsi Makanan Berserat, Hindari yang Berlemak

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis
Minggu 24 September 2017 18:01 WIB
Wanita hamil sering alami mual-mual (Foto: Hellosehat)
Share :

WANITA hamil memang sering mengalami mual-mual, terutama pada fase awal. Untuk mengatasi kondisi semakin parah, Anda bisa mengonsumsi sederet makanan pilihan. Apa sajakah?

Mual merupakan hal yang umum dialami hampir semua ibu hamil. Bahkan, mual menjadi tanda awal kehamilan. Mual saat hamil terjadi karena perubahan hormon yang terjadi saat hamil, seperti peningkatan hormon estrogen. Ini bisa berarti kandungan Anda berkembang dengan baik, bukan merupakan hal yang buruk. Namun, tentunya mual saat hamil membuat Anda tidak nyaman. Anda mungkin perlu menambah asupan makanan untuk mengatasi mual saat hamil.

Makanan untuk mengatasi mual yang sebaiknya dikonsumsi

Mual tentu dapat memengaruhi nafsu makan Anda. Namun, jangan sampai asupan makan Anda berkurang saat mual. Ingat, janin dalam rahim Anda membutuhkan banyak nutrisi penting untuk perkembangan dan pertumbuhannya. Untuk itu, sebisa mungkin bangun kembali nafsu makan Anda.

Mengonsumsi beberapa makanan untuk mengatasi mual diperlukan saat ini. Makanan tertentu dapat membantu mengurangi mual. Beberapa makanan yang sebaiknya Anda makan saat mual adalah:

Makanan berserat

Tambah asupan serat dari sayuran dengan kandungan serat sedang dan buah-buahan segar. Serat dalam sayuran dan buah dapat membantu mengurangi produksi asam dalam lambung, sehingga dapat menurunkan rasa mual. Selain itu, serat juga membantu melancarkan pencernaan Anda.

Makanan dingin

Mengonsumsi makanan yang dingin seperti gado-gado, salad sayur, salad buah, rujak, sayuran mentah, es krim, dan lainnya. Suhu makanan dapat membuat perbedaan, mungkin karena suhu panas bisa membuat aroma makanan semakin kuat. Kadang, makanan yang hangat dapat membuat ibu hamil semakin mual bahkan ingin muntah. Sedangkan, makanan dingin bisa menjadi penyelamat ibu. Namun, perhatikan juga kebersihan dari makanan dingin yang mentah, seperti salad atau sayuran mentah. Pastikan makanan tersebut sudah bersih dari kuman dan bakteri.

Makanan tinggi vitamin B6

Vitamin B6 dapat membantu mengatasi mual pada beberapa kasus. Menurut American Pregnancy Association, makanan sumber vitamin B6 yang baik untuk ibu hamil adalah sereal gandum, oat, roti gandum, pisang, pepaya, alpukat, bayam, ikan, kacang merah, kacang polong, daging, biji bunga matahari, hazelnut, walnut, kacang tanah, kacang mede, dan ayam.

Makanan yang mudah diserap

Makanan yang cepat dicerna oleh tubuh seperti kentang, bubur, roti, sup ayam, biskuit, dan lainnya baik untuk mengatasi mual. Masalahnya, makanan-makanan tersebut tidak akan mengendap di perut terlalu lama dan membuat Anda makin begah dan mual.

Jahe

Jahe selain dapat menghangatkan tubuh, juga dapat mengatasi rasa mual dan menenangkan perut. Cobalah tambahkan irisan jahe ke air panas atau teh. Anda juga bisa menambah parutan jahe ke dalam racikan sup atau tumisan sehingga cita rasa makanan jadi lebih sedap.

Lemon

Untuk mengatasi mual dengan lemon, Anda bisa melakukannya dengan cara menambahkan air perasan jeruk lemon pada segelas air atau bahkan hanya menjilat irisan lemon. Aroma dan rasa lemon yang menyegarkan bisa membantu menenangkan perut Anda dan mengurangi mual.

Selain itu, Anda juga perlu minum air putih lebih banyak untuk membantu mengatasi mual. Selain untuk menyegarkan tubuh, minum air putih juga dapat menyeimbangkan cairan tubuh, sehingga Anda terhindar dari dehidrasi.

Makanan yang sebaiknya dihindari saat mual

Anda pun sebaiknya menghindari atau membatasi konsumsi makanan yang dapat membuat mual bertambah parah, seperti:

• Makanan yang punya aroma dan rasa yang kuat, seperti kari atau makanan yang banyak mengandung rempah. Ini dapat membuat Anda bertambah mual. Terlebih, ibu hamil biasanya lebih peka terhadap bau yang dihirupnya.

• Makanan berlemak. Makanan berlemak lebih lama dicerna tubuh, sehingga dapat membuat Anda justru bertambah mual.

Sebaiknya, makan dalam jumlah sedikit, tapi lebih sering agar Anda tidak cepat mual saat sedang makan. Lebih baik Anda mengonsumsi makanan dalam porsi kecil atau makanan ringan setiap dua sampai tiga jam daripada Anda langsung makan besar tiga kali per hari. Demikian ditulis situs Hellosehat.

Baca juga:

8 Perubahan Payudara saat Wanita Hamil, dari Lebih Sensitif hingga Nyeri
Sering Sakit Kepala saat Menstruasi? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya
Serangan Jantung Bisa Terjadi saat Tidur! Ketahui 5 Gejala Lainnya
OKEZONE WEEK-END: Ritual Perawatan Wajah Setiap Hari ala Bae Suzy Hingga Song Joong Ki

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya