Sering Pakai Maskara Tiap Hari? Waspadai Iritasi dan 3 Bahaya yang Mengintai

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis
Minggu 24 September 2017 15:42 WIB
Pakai maskara tiap hari ternyata ada efek sampingnya (Foto: Hellosehat)
Share :

3. Infeksi

Sebuah studi yang dilakukan oleh International Journal of Cosmetic Science yang meneliti 40 sampel maskara menemukan bahwa 79 persen dari sampel tersebut terkontaminasi bakteri staph yang menyebabkan infeksi staph pada mata. Infeksi staph adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus sp.

Gejalanya antara lain muncul ruam atau bisul di area mata atau wajah Anda. Ya, infeksi bakteri ini juga bisa menyebar ke bagian wajah Anda yang lain, tak cuma area mata.

4. Beberapa maskara mengandung bahan kimia yang berbahaya

Ada banyak bahan kimia berbahaya yang bisa ditemukan dalam maskara. Namun, beberapa yang paling banyak ditemukan adalah paraben, phtalate, serbuk alumunium, dan propilen glikol. Bahan-bahan kimia tersebut berfungsi sebagai bahan pengawet dan mencegah bakteri tumbuh dalam maskara. Sayangnya, mereka juga memiliki dampak negatif pada tubuh.

Misalnya, beberapa jenis paraben diketahui bisa berubah menjadi racun apabila terpapar oleh sinar ultraviolet, antara lain metil dan etil paraben, yang dapat menyebabkan kerusakan kulit dan penuaan dini. Bahkan, penggunaan kosmetik jangka panjang yang mengandung paraben juga dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai jenis kanker.

Selain itu, berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics, kandungan neurotoksin dalam serbuk alumunium dianggap jauh lebih membahayakan dibandingkan merkuri karena bisa mengganggu berbagai proses seluler dan metabolik di sistem saraf dan jaringan tubuh lainnya.

Sedangkan beberapa orang yang sensitif terhadap kandungan propilen glikol, terlebih bagi mereka yang memiliki jenis kulit sensitif, akan lebih berisiko kena iritasi seperti dermatitis kontak. Dermatitis kontak adalah reaksi alergi pada kulit yang disebabkan oleh kontak langsung dengan alergen (penyebab alergi). Reaksi alergi ini akan menimbulkan ruam merah dan peradangan yang disertai rasa gatal serta nyeri ringan. Namun, pada kasus yang parah, kulit seseorang bisa saja melepuh dan berpotensi menyebar ke area lainnya di tubuh. Demikian ditulis situs Hellosehat.

Baca Juga:

Mengunyah Bawang Putih Mentah Bisa Sembuhkan Batuk? Ini Faktanya!
8 Perubahan Payudara saat Wanita Hamil, dari Lebih Sensitif hingga Nyeri
Sering Sakit Kepala saat Menstruasi? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya
Serangan Jantung Bisa Terjadi saat Tidur! Ketahui 5 Gejala Lainnya

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya