Dari penelitian ini, diperkirakan beberapa virus tetap bertahan dalam air mani walaupun bagian tubuh sudah dibersihkan. Terlebih, testis merupakan tempat kekebalan istimewa di tubuh dan bisa melindungi virus dari serangan oleh sistem kekebalan tubuh.
BACA JUGA:
Peneliti juga tengah mempertimbangkan untuk mengembangkan penelitian mengenai efektivitas pengobatan penyakit virial di semua bagian tubuh guna mencegah masuknya virus terutama melalui saluran reproduksi pria.
Menurut peneliti, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk melihat apakah virus bisa menginfeksi sperma. Hal tersebut penting mengingat infeksi pada sperma dapat menyebabkan mutasi pada DNA sperma yang mungkin diteruskan ke generasi berikutnya. Mutasi DNA bisa meningkatkan risiko penyakit seperti kanker.
(Helmi Ade Saputra)