MENYAMBANGI Pulau Dewata belum lengkap rasanya jika tidak menengok Pura Uluwatu. Tempat persembahyangan umat Hindu yang juga jadi agama mayoritas di wilayah ini, merupakan sebuah pura yang berada di atas batu karang. Soal panorama jangan diragukan lagi! Seorang Julia Robert dan beberapa aktor atau aktris mancanegara pun jejak kakinya tertinggal di sini.
Pura Uluwatu memiliki beberapa daftar daya tarik yang bisa buat Anda menyesal jika tidak menyempatkan waktu untuk mengunjunginya. Daya tarik tersebut berupa adanya monyet-monyet liar yang bebas berkeliaran dan terkadang berinteraksi dengan pengunjung, udara segar karena berada di atas batu dan banyak pepohonan rimbun, suasana khas Bali yang kental dengan budaya, pemandangan lautan luas yang menenteramkan dan suara deburan ombak yang keras menghempas ke batu karang, hingga yang sangat dinanti-nantikan yaitu pementasan kisah Ramayana.
Pementasan yang ada di Pura Uluwatu tersebut bukanlah sekadar pementasan biasa, selain menampilkan tari Kecak diawal pertunjukan dan kisah legenda yang melibatkan Rama, Sita, Hanoman, Rawana, Rusa Emas, Laki-laki suci, Garuda, Twalen, Laksamana, Trijata, dan Pembantu, pementasan tersebut disaksikan oleh ratusan turis yang berasal dari berbagai negara. Turis-turis mancanegara itu sangat antusias untuk menyaksikan pertunjukan yang dikemas dengan sangat epik.
Kisah perebutan Sita oleh Rawana menjadi konflik yang harus diselesaikan oleh Hanoman. Namun, pementasan juga menghibur penonton yang sebagian besar turis asal Jepang tersebut dengan lelucon yang sukses membuat perut terkocok.
Dua karakter dari pembantu Rawana hadir dengan tingkah yang kocak. Mereka menari dengan menggerakan perut serta bokong yang besar. Walaupun rupanya cukup menyeramkan, tapi semua penonton yang hadir larut dalam tawa.
"Menurut Saya pertunjukkannya bagus. Bagian yang saya suka adalah akhir cerita ketika Hanoman dibakar namun tidak mempan dan akhirnya bisa selamat dengan memadamkan api itu sendiri," ucap Kumiko Lhin, turis asal Thailand dan jurnalis dari Thai Lion, sekaligus salah satu peserta dari Famtrip Peluncuran Perdana Penerbangan Thai Lion, yang kini dapat langsung terbang dari Don Mueang International Airport Bangkok, Thailand, menuju I Gusti Ngurah Rai International Airport Denpasar, Bali, Indonesia, tanpa transit, Jumat 15 September 2017.
Pesona Pura Luhur Uluwatu tidak hanya cukup sampai di situ saja. Pasalnya, sambil menyaksikan pementasan kisah Ramayana, para penonton juga disuguhkan pemandangan laut dan matahari tenggelam.
Matahari yang perlahan kembali ke peraduannya tersebut bahkan berhasil membuat para penonton susah fokus dengan pertunjukan. Mereka sesekali memalingkan perhatian ke mentari yang sinarnya kian meredup indah. Semburat jingga menyebar di langit Uluwatu dan warna keemasan dari sinar mentari yang menimpa hamparan air laut sukses buat mata siapapun yang melihatnya terkagum-kagum.