Wisatawan yang datang ke sana bukan hanya bisa mengunjungi kawah saja, tetapi juga hutan mati. Disebut begitu karena hutan tersebut dipenuhi oleh tumbuhan yang hampir mati, di mana kebanyakan bagian tumbuhan yang tersisa hanya batang dan rantingnya saja.
Baca Juga: 5 Tombol yang Sebenarnya Dihindari Pilot saat Kendalikan Pesawat Terbang
Tak jarang keindahan panorama danau dan hutan mati memikat calon pasangan pengantin untuk melakukan prewedding. Selain itu, Kawah Putih juga sering dijadikan lokasi untuk melakukan syuting dan pemotretan. Walaupun sudah sering digunakan sebagai lokasi pengambilan gambar, tak lantas membuat pihak pengelola Kawah Putih berdiam diri.
Baru-baru ini, pihak pengelola melakukan inovasi dengan membuat dermaga yang memungkinkan wisatawan menuju ke tengah danau. Sejak dermaga ini dibuka kira-kira akhir Agustus lalu, banyak pengunjung yang memanfaatkannya untuk berfoto di atasnya. Walau begitu, pihak pengelola tetap menyarankan agar pengunjung tidak berlama-lama berada di sana lantaran air di bagian tengah danau mengandung belerang tipe B yang bisa menyengat . Waktu yang ideal adalah 15 menit.
(Vien Dimyati)