DALAM keadaan darurat yang mendesak, terkadang seseorang bisa menjadi nekat untuk melakukan sesuatu hal yang semestinya tidak boleh dilakukan.
Mungkin pernyataan di atas lah, yang kurang lebih bisa menggambarkan dari situasi yang menimpa seorang pria petugas pengantar atau delivery man di Chengdu, China belum lama ini. Hmm, ada apa ya?
Sebagaimana diwarta Shanghaiist, Selasa (12/9/2017) sang delivery man tersebut disebutkan kehilangan pekerjaannya setelah nekat menyantap sup milik pelanggan yang seharusnya diantarkan ke tujuan hingga hampir habis setengahnya. Tidak hanya karena sang delivery man tersebut nekat untuk menyentuh barang titipan pelangganya tersebut, bahkan juga karena pria ini mengganti kuah sup yang telah dihabiskan setengah ini dengan air seninya sendiri!
BACA JUGA:
Lebih lanjut dijelaskan, kejadian ini bermula dari pada hari Chinese Valentine's Day belum lama ini seorang istri ingin memberikan sesuatu pada suaminya yang tengah bekerja keras di kantor. Diceritakan kemudian sang istri membuatkan menu sup kacang merah segar, yang lalu ditempatkan di dalam sebuah termos agar tetap hangat saat sampai di tujuan yakni di kantor sang suami.
Selanjutnya, sang istri menggunakan jasa layanan pengiriman untuk mengantarkan termos berisikan sup kacang merah tersebut. Namun sayangnya, alih-alih mendapatkan sup kacang merah yang lezat dan hangat, sang suami mendapat ‘kejutan’ karena ia mendapati bau tidak sedap pada sup di dalam termos tersebut. Mendapati hal ini, sang suami langsung menghubungi sang istri di rumah dan menanyakan, kapan sebenarnya sup kacang merah ini dibuat hingga bisa berbau tidak sedap tersebut.
Diketahui lebih lanjut, karena mendapati bahwasanya sup kacang merah tersebut baru saja dimasak oleh sang istri di rumah. Sang suami menyadari ada sesuatu yang ganjal, lalu bergegas menghubungi pihak perusahaan penyedia jasa layanan pengiriman untuk mengajukan complain. Setelah itu, disebutkan sang suami mendapatkan telefon dari petugas delivery man yang mengantarkan termos sup tersebut yang diketahui langsung mengaku bahwa ia telah menghabiskan hampir setengah sup dan mengganti ‘cairan’ yang hilang dalam termos itu dengan air seninya sendiri.
BACA JUGA:
Dalam alibinya, sang delivery man menyebutkan bahwasanya ia tidak menyimpan keluhan atau dendam apapun kepada pasangan suami-istri ini dan mengaku ia kala itu hanya tidak bisa menemukan air apapun. Sebagai ganti dari ulahnya tersebut, sang delivery man melalui aplikasi WeChat disebutkan telah menawarkan uang ganti rugi sebesar 420 yuan atau sekira Rp847.083, namun tawaran ini langsung ditolak oleh sang suami.
Sementara itu, kasus ini sendiri bergulir hingga ke telinga direktur operasi perusahaan penyedia jasa layanan pengiriman yang langsung terbang dari Beijing ke Chengdu untuk secara langsung dan pribadi meminta maaf kepada pasangan suami-istri tersebut. Sejauh ini, belum ada keterangan lebih jelas apakah pasangan suami-istri ini telah menerima permintaan maaf resmi dari perusahaan tersebut, tapi disebutkan sekarang pihak kepolisian setempat telah melakukan proses investigasi terhadap kasus ini setelah mendapatkan kontak langsung dengan sang suami. Wah ada-ada saja ya!