PERNAHKAH terlintas di benak Anda, sejak kapan manusia mulai mengonsumsi wine? Sebagian orang mungkin tidak akan menyangka bahwa wine ternyata telah diproduksi sejak 6.000 tahun silam. Bukti ini pertama kali diungkapkan oleh para peneliti yang berhasil menemukan wine tertua di Italia.
Mereka mengonfirmasi jika wine telah lama dianggap sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia untuk bertahan hidup. Penelitian yang dipimpin oleh David Tansai dari University South Florida, pertama kali menemukan tembikar kuno di sebuah gua di Italia, yang menyisakan jejak asam tartarat dai sekitarnya. Menurut mereka, zat asam tersebut merupakan bahan utama dalam pembuatan wine.
Kehadiran asam tartart ini berfungsi untuk menjaga stabilitas kandungan kimia yang terdapat pada wine. Asam inilah yang ditemukan di beberapa peralatan pembuatan wine. Alat tersebut dipercaya berasal dari Iran dan China dan sudah ada sejak awal 7.000 SM.
BACA JUGA:
ALAMAK, Begini Pengalaman Makan Bento Isi 3 Kg Spaghetti & Bakso
Lemari Es Berbau Tidak Sedap? Jangan Khawatir, Usir Pakai Bahan Rumah Murah Ini!
Sebelumnya, para peniliti dan ahli wine sempat terkesan setelah mengetahui bahwa orang-orang Italia telah menghasilkan wine sekitar 2.500 tahun lalu. Wine Vits vinifera merupakan salah satu jenis wine yang pertama kali didistribusikan di kawasan Mediterania sekitar 9.000 tahun lalu. Dengan adanya penemuan terbaru ini, orang Italia tampaknya telah menghasilkan wine jauh lebih awal dari perkiraan sebelumnya.