Penting Tahu! Perbedaan Meninggal dengan Mata Tertutup dan Terbuka

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis
Selasa 05 September 2017 16:45 WIB
Share :

Berdasarkan penelitian di rumah sakit, ditemukan 63% orang meninggal dengan mata tertutup. Hal ini dihubungkan dengan keterlibatan sistem saraf pusat.

Menutupnya mata disebabkan oleh kontraksi dari otot mata dan kelopak mata, yang dilengkapi oleh berbagai macam serabut saraf. Rangsangan pada serabut saraf ini dapat menyebabkan gangguan pada proses membuka atau menutup mata.

Berbagai penyakit yang melibatkan persarafan pusat manusia dapat menyebabkan peristiwa ini, seperti contohnya penjalaran tumor ke otak, atau ensefalopati hepatic, yaitu suatu kondisi di mana menumpuknya kadar amonia darah sehingga mempengaruhi persarafan.

Jadi umumnya, peristiwa menutupnya mata seseorang pada saat kematian disebabkan oleh hubungan dengan sistem persarafan, dan merupakan gambaran neurologis dari penyakit. Baik jika seseorang meninggal dengan mata tertutup atau malah dengan mata terbuka, ini tak ada hubungannya dengan dosa, peristiwa masa lampau, maupun apakah orang tersebut meninggal dengan “tenang” atau tidak. Demikian ditulis situs Hellosehat.

Baca Juga:

Istri Sulit Hamil? Gara-garanya Bisa karena Depresi Berat
Perut Kembung Usai Minum Kopi? Cek Lagi Penyebab dan Solusinya
Trik-Trik Tidak Cepat Kehabisan Napas saat Berlari
7 Penyebab Organ Intim Wanita Sering Gatal

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya