4. Menggabungkan berjalan dan berlari
Beristirahatlah dengan berjalan sejenak saat berlari untuk memulihkan stamina dan memungkinkan Anda bernapas. Buatlah jadwal interval untuk berjalan sebelum Anda terengah-engah dan atur waktu interval berlari selama 5 menit dan berjalan selama 1 menit, lalu ulangi urutan ini. Lihatlah apakah hal tersebut dapat membantu Anda mengurangi atau menunda sesak napas.
5. Berjalan dengan langkah yang panjang
Gerakan ini dapat membuat Anda melangkah lebih jauh dengan usaha yang minimal dan dapat mengurangi tuntutan yang berkaitan dengan sistem kardiovaskular Anda. Selanjutnya, Anda mungkin tak menyadari irama napas Anda yang mengikuti gerakan langkah saat berjalan. Ketika Anda melangkah, Anda pasti bernapas, hal ini dapat membuat Anda tidak memiliki kemungkinan untuk kehabisan napas.
6. Bernapas melalui mulut
Tarik napas melalui mulut Anda. Meskipun praktik pernapasan banyak yang menyarankan untuk bernapas melalui hidung untuk mengontrol aliran udara, namun ketika berlari tubuh Anda akan menuntut asupan oksigen yang lebih besar dari volume oksigen yang disalurkan melalui hidung Anda, sehingga napas melalui mulut merupakan solusi yang terbaik. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, hiruplah napas dalam-dalam, jangan menghirup dengan tergesa-gesa, lakukanlah pengambilan napas yang panjang dan stabil.
7. Berlari dengan kecepatan yang tepat
Cobalah berjalan pada kecepatan yang dapat membuat Anda bernapas lebih mudah. Gunakan tes berbicara untuk mencari tahu apakah kecepatan Anda telah sesuai. Anda harus dapat berbicara dengan kalimat lengkap, tanpa terengah-engah. Jika Anda tidak dapat melakukannya, maka Anda harus mengurangi kecepatan atau mengambil istirahat dengan berjalan.
Yang perlu diwaspadai
Pusing dan mual merupakan gejala umum dari hipoksia (penyakit yang disebabkan oleh kekurangan oksigen) yang juga mengiringi habisnya napas ketika berlari. Gejala tersebut akan hilang dalam beberapa menit setelah napas Anda kembali normal. Jika gejala terus muncul meskipun napas Anda telah pulih, periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Demikian ditulis situs Hellosehat.
Baca Juga:
7 Penyebab Organ Intim Wanita Sering Gatal
Waspadai Wanita Rentan Serangan Jantung, Gejalanya Sering Lelah
Menderita Hiperemesis Gravidarum, Kehamilan Anak Ketiga Kate Middleton Berisiko
Bartender Bocorkan Hal Menyebalkan Sering Dilakukan Pelanggan
(Tuty Ocktaviany)