Forbes memperkirakan bahwa pengarang Harry Potter ini telah memberikan sumbangan kemanusiaan untuk menolong para orang tua tunggal. Bantuan diberikan khususnya dengan membangun fasilitas perawatan anak yang bebas biaya dan membantu para orang tua tunggal untuk mendapatkan pekerjaan atau kembali ke bangku sekolah. “Dia juga telah menuliskan tiga buku untuk disumbangkan, yakni Fantastic Beasts and Where to Find Them, Quidditch Through the Ages, dan The Tales of Beedle the Bard. Buku-buku tersebut telah mengumpulkan sekitar USD30 juta atau sekira Rp400 miliar untuk berbagai sumbangan,” ujar Cuccinello.
Setelah tidak lagi menempati posisi pertama penulis terkaya dunia, pada tahun ini Rowling kembali dinobatkan menjadi penulis terkaya di dunia. Hasil penghitungan memperkirakan Rowling meraup USD95 juta atau sekira Rp1,2 triliun pada 2016 hingga 31 Mei 2017. Itu artinya dalam satu menit, Rowling mampu mengumpulkan USD180 atau sekira Rp2,4 juta. Tidak hanya menjadi penulis terkaya, Rowling ternyata juga masuk daftar pesohor dunia terkaya pada 2017. Rowling pun merangkak ke posisi tiga. Dia berada di bawah posisi rapper Diddy dan penyanyi bersuara emas Beyonce.
(Renny Sundayani)