Ngeri! Museum Ini Tampilkan Janin-Janin "Aneh" yang Diawetkan

Annisa Aprilia, Jurnalis
Senin 04 September 2017 16:44 WIB
Foto: atlasobscura
Share :

LIBURAN mengunjungi museum memang akan memberikan nilai edukasi. Para wisatawan bukan hanya akan menyegarkan pikirannya, tapi juga dapat menambah wawasan. Dengan mengamati dan mempelajari segala benda yang ditampilkan museum, para wisatawan pun dapat memiliki pengalaman yang lebih berkesan.

(Baca Juga:  Liburan ke Thailand Enggak Boleh Bawa Rokok Elektrik, Sanksinya Jutaan Rupiah!)

Banyak museum yang menarik untuk dikunjungi. Ada yang menyimpan berbagai alat-alat transportasi, benda-benda peninggalan bersejarah hingga benda-benda yang tidak wajar seperti tulang belulang manusia dan bahkan mumi.

Begitupun museum yang satu ini, bukannya menyimpan dan menampilkan benda-benda bersejarah, Museum of Malformations of the Human Body yang artinya Museum Malformasi Tubuh Manusia tersebut, justru memajang dan mengoleksi janin-janin dari bayi manusia yang memiliki kelainan. Anda yang termasuk dalam wisatawan bernyali kecil, tidak disarankan untuk mengunjungi museum.

Berada di ruang bawah tanah Grodno Medical State University, di Belarus, Museum Malformasi Tubuh Manusia berdiri. Museum kecil tersebut dibuat bukan untuk pengunjung yang memiliki nyali kecil. Pasalnya, ada begitu banyak barisan janin yang diawetkan dalam sebuah wadah kaca untuk menyimpan janin.

Baca Juga: 5 Destinasi Terindah bak Negeri Dongeng di Dunia Nyata

Ada janin dari bayi kembar yang kakinya masih menyatu sehingga dijuluki putri duyung, janin yang hanya memiliki satu buah mata dan ada pula janin bayi yang memiliki dua wajah dalam satu badan. Masih berani untuk mengunjungi Museum Malformasi Tubuh Manusia?

Janin-janin yang tidak sempurna bentuknya ini dikumpulkan mulai abad ke 19 dan ke 20. Pada awalnya, tidak dibuat museum untuk mempertunjukkan janin-janin yang diawetkan ini. Sebab, pada 2000 pengurus hanya membuat sebuat pameran yang dibuka untuk umum dan hanya diselenggarakan dalam waktu yang singkat, dikutip dari Atlas Obscura, Senin (4/9/2017).

Kemudian, pada 2012 museum dibuka dan menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Bukan tanpa alasan museum ini dibuat, masih yang tertulis dalam Atlas Obscura, tujuan dari museum dibuat untuk menekankan pada pengunjung agar menerapkan gaya hidup sehat.

(Baca Juga: SHARE LOC: Yeay! Snorkeling di Pulau Pinjan Enggak Perlu Basah-basahan Lho)

Demi mewujudkan tujuannya, museum menyediakan dua ruangan. Salah satunya berisi pameran yang berkaitan dengan masalah gaya hidup, seperti merokok, meminum alkohol, dan obesitas. Kini, kemungkinan untuk lahirnya bayi yang memiliki kelainan sudah dapat dikurangi dengan adanya kemajuan dalam bidang kedokteran, sehingga kelainan tersebut bisa dengan mudah didiagnosisi pada awal kehamilan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya