HAL menyebalkan terjadi saat tengah menjalani program diet namun Anda adalah penggila berat sushi. Pilihannya adalah makan sushi tapi diet gagal atau melanjutkan diet tapi air liur terus keluar saat melihat atau mendengar kata sushi. Menyebalkan!
Diet ketat tentu dilakukan dengan satu tujuan mulia, yakni menurunkan berat badan demi mendapat bobot tubuh yang ideal. Tapi diet tak jarang menyiksa pelakunya, pasalnya saat tengah menjalani program diet pasti membatasi asupan makanan, terutama makanan lezat seperti sushi.
Sebuah restoran sushi di Jepang seolah mengerti betul penderitaan yang dialami pelaku diet. Oleh karenanya, deretan menu sushi sengaja dibuat tanpa menggunakan nasi dan beberapa menu lain yang dibuat dengan porsi mini.
BACA JUGA:
5 Sarapan yang Disantap Orang-Orang Sukses di Dunia, Termasuk yang Dimakan Desainer Karl Lagerfeld
Ungkap Kepribadian si Dia Lewat Caranya Makan Es Krim!
Dilansir dari Rocketnews, Kamis (31/8/2017) makanan bernama sushi menunjuk pada nasi campur cuka dan mirin yang digulung dan diberi berbagai topping lezat seperti salmon dan tuna segar. Sebagai menu diet, restoran Kurasushi di Jepang mengganti nasi dengan lobak daikon.
Lobak daikon yang diserut memanjang ini dibumbui dengan gula, garam, kecap dan pasta wasabi kemudian disajikan dengan topping layaknya sushi. Ada dua varian sushi ini yakni toping ikan tuna dan toping udang rebus.
Setiap porsi sushi ini disajikan dalam dua potong, sama seperti jenis sushi pada umumnya, Sushi lobak dibanderol dengan harga 108 Yen atau sekira Rp13.000.
Tak hanya sushi bentuk nigiri yang hadir tapi juga sushi hand roll. Komposisinya sama yakni lobak yang disajikan dengan ikan tuna cincang atau udang rebus berlumur saus mayones. Sebagai pelengkap disertai juga dnegan selada segar dan irisan zucchini. Semuanya digulung menggunakan nori hingga membentuk kerucut.
BACA JUGA:
Pagi-Pagi Enaknya Seruput Kopi Hangat, Yuk Bikin Sendiri dengan Alat Manual Brewing!
URBAN FOOD: Oseng-Oseng Gurih yang Menggugah Selera, Ada Oseng Jamur hingga Kerang
Selain sushi tanpa nasi, resto ini juga meluncurkan menu ramen tanpa mi. Bagaimana jadinya ramen tanpa mi? Ya, mi ramen diganti dengan kacang dan wortel. Untuk menjaga cita rasanya, kuah kaldu ramen tetap digunakan versi aslinya dengan kaldu ramuan ikan gyokai.
Semua menu sushi dan ramen ini bisa ditemui mulai 31 Agustus dan belum ditetapkan apakah menu ini akan hadir secara terbatas waktu ataukan akan jadi menu reguler. Semua tergantung penjualan selama beberapa periode kedepan. Intinya kini ada pilihan sushi bagi mereka yang tak bisa menyantap banyak karbohidrat.
(Santi Andriani)