Ada berbagai cara medis yang bisa dilakukan untuk memperbaiki bayi sungsang. Salah satu metodenya adalah dengan melakukan Eksternal Cephalic Version (ECV) yang mana metode tersebut harus dilakukan oleh bidan yang ahli atau oleh dokter spesialis kandungan yang sudah terlatih untuk menangani kondisi bayi sungsang.
Tindakan ini dilakuan dengan cara pijatan atau dengan melakukan penekanan pada permukaan perut ibu hamil untuk memutar posisi bayi dalam kandungan. Namun, jika Anda memiliki kondisi, seperti kehamilan kembar, kelainan pada sistem reproduksi, atau masalah pada plasenta, dokter mungkin tidak menyarankan Anda untuk melakukan ECV.
Jika ternyata tindakan ECV tidak berhasil merubah posisi bayi sungsang, maka langkah terakhir yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan operasi caesar ketika melahirkan. Sebab proses kelahiran caesar dianggap sebagai cara paling aman apabila janin masih berada pada posisi sungsang dan sudah memasuki waktu untuk melahirkan. Apalagi lagi jika terdapat gangguan lain seperti lilitan tali pusar dan juga kelahiran plasenta.
Pada dasarnya setiap ibu hamil selalu disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan secara rutin. Hal ini dilakukan agar dokter bisa memantau perkembangan kehamilan dan juga posisi bayi di dalam kandungan Anda. Dengan begitu, dokter atau bidan bisa menentukan cara persalinan yang pas untuk ibu hamil agar si kecil bisa terlahir dengan selamat serta sehat. Demikian ditulis situs Hellosehat.
Baca Juga:
Hindari Induksi, Makan Kurma saat Hamil Tua Bisa Memperlancar Persalinan
Ciri-Ciri Anak Anda Alergi Telur, Begini Solusi Mengatasinya
Menguak Rahasia Tubuh Langsing Jennifer Lawrence
Buang Air Kecil sambil Duduk, Terbukti Gairah Seksual Pria Meningkat
(Tuty Ocktaviany)