4. Kardiomiopati
Selama kehamilan, fungsi jantung wanita mengalami perubahan yang cukup banyak. Hal ini membuat ibu hamil yang memiliki penyakit jantung berisiko tinggi untuk mengalami kematian. Salah satu penyakit pada jantung yang dapat menyebabkan kematian ibu hamil adalah kardiomiopati.
Penyakit ini bisa membuat jantung lemah, sehingga tidak bisa memompa darah dengan baik. Pada akhirnya, kardiomiopati bisa menyebabkan masalah, seperti gagal jantung atau penumpukan cairan di paru-paru. Demikian ditulis situs Hellosehat.
5. Infeksi
Infeksi bisa terjadi jika ada bakteri masuk ke tubuh dan tubuh tidak bisa melawan. Beberapa infeksi bisa sampai menyebabkan ibu meninggal setelah melahirkan. Ibu hamil yang terinfeksi kelompok bakteri Streptokokus B dapat mengalami sepsis (infeksi darah).
Terkadang, sepsis bisa menyebabkan penggumpalan darah pada ibu hamil, sehingga menghalangi aliran darah ke organ penting ibu, seperti otak dan jantung. Hal ini kemudian dapat menyebabkan kegagalan fungsi organ dan bahkan kematian.
(Martin Bagya Kertiyasa)