La Doncella, Mumi Berumur 500 Tahun yang Tewas Akibat Makan Koka dan Alkohol

Annisa Aprilia, Jurnalis
Senin 21 Agustus 2017 22:12 WIB
Mumi 500 tahun (Foto: Natgeo)
Share :

MELIHAT rupa mumi yang satu ini Anda tidak akan pernah menyangka sebelumnya jika ia tidak bernyawa. The Maiden atau yang juga disebut La Doncella, mumi yang terlihat seperti halnya gadis yang tengah tertidur itu, sekarang mencuatkan kabar yang mencengangkan.

Ditemukan di permafrost pada 1999, mumi yang berupa seorang gadis dari Suku Inca tersebut telah meninggal dunia sekira 500 tahun lalu. Sudah sangat tua namun dengan bentuk yang masih utuh dan terjaga, sangatlah sulit untuk mempercayai mumi La Doncella sudah berumur lima abad lamanya.

Akhirnya berkat para peneliti, kini terungkaplah penyebab kematian dua mumi  La Doncella serta temannya Llullaillaco Boy dan Lightning Girl. Peneliti berhasil mengungkap misteri tersebut dari DNA yang ada pada gadis Inca.

(Baca Juga: SHARE LOC: Bertualang Mencari Air Terjun yang Tersembunyi di Hutan Belantara Bengkulu)

Hasil penelitian yang menggunakan analisis biokimia, jasad The Maiden alias La Doncella merekam apa yang dia makan dan minum selama dua tahun terakhir semasa hidupnya. Penelitian ini terbukti melalui pengamatan yang dilakukan pada rambut The Maiden.

Bukti yang terekam pada rambut mumi cantik tersebut mengungkap beberapa anak yang terpilih untuk upacara sakramen selama satu tahun, ditandai oleh perubahan konsumsi makanan yang berupa koka dan alkohol, pada akhirnya akan menyebabkan pengorbanan mereka.

(Baca Juga: Gerhana Matahari Siap Menggelap Gulitakan Sebagian Langit Amerika Hari Ini!)

Selama periode tersebut, hidup La Doncella dan teman-temannya yang dikorbankan berubah drastis. Mereka mengkonsumsi koka dan alkohol melonjak tiap bulannya, kemudian mulai merusak jaringan otak dan kesehatan mereka hingga tiba waktunya pengorbanan itu.

Pada hari kematian Maiden, obat-obatan itu akan membuatnya mematuhi perintah apa saja, membuatnya pingsan hingga tidak sadarkan diri. Teori tersebut tampak pada posisi santai dan duduknya Maiden saat jadi mumi. Maiden pergi dan dibekukan dengan keadaan kepala masih mengenakan hiasan berbulu dan daun koka masih ada di dalam mulutnya ketika ditemukan pada 1999.

Konsumsi makan dan minuman tersebut tidak seharusnya dilakukan oleh anak seumuran The Maiden. Namun, ideologi yang diyakini oleh suku Inca membuat koka dan alkohol masuk dalam ritual suci dan zat tersebut, memungkinkan mengganggu kesehatan dan menenangkan para korban muda, serta dapat membuat mereka lebih mudah menerima nasib yang suram.

(Baca Juga: SHARE LOC: 4 Destinasi Terbaik di Lombok selama Agustus)

Saat ditemukan, The Maiden dan teman-temannya yang juga masih muda berada pada ketinggian sekira 6.739 meter di atas puncak gunung, dengan kondisi yang sangat dingin.

“Dari segi mumi yang dikenal di seluruh dunia, menurut saya, dia harus menjadi yang terbaik dari mumi-mumi yang lain. Dia tampak seperti baru saja tertidur,” ucap Andrew Wilson, ahli forensic dari University of Bradford, Inggris, seperti yang dikutip dari National Geogrphic, Senin (21/8/2017).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya