MEMILIKI keinginan sejak kecil untuk menjelajah alam, kesempatan itu baru bisa dirasakan oleh Medina Kamil saat dirinya duduk di bangku kuliah. Orangtua perempuan berusia 35 tahun itu memang semula tidak mengijinkannya untuk melakukan kegiatan travelling.
Namun pada saat dirinya didapuk menjadi pembawa acara program petualangan di salah satu televisi swasta, orangtua Medina tidak bisa melarang karena itu pekerjaan yang harus dijalankan.
(Baca Juga: Tari Saman Massal, Persembahan Masyarakat Gayo untuk HUT Ke-72 RI)
Menjadi presenter program petualangan membuat Medina memiliki kesempatan untuk mengunjungi berbagai pelosok di hampir seluruh penjuru Indonesia. Tak hanya itu, Medina juga sempat merasakan mengibarkan bendera Merah Putih saat perayaan Hari Kemerdekaan di beberapa tempat seperti gunung dan laut.
"Karena tuntutan pekerjaan, saya pernah melakukan pengibaran di (gunung) Ciremai, pernah juga ekspedisi pemasangan bendera di Gunung Kelud," tutur Medina saat ditemui dalam sebuah acara di kawasan Kuningan, Kamis 17 Agustus 2017.
(Baca Juga: Tak Hanya Kereta, Naik KRL di Hari Kemerdekaan RI Juga Gratis!!!)
Salah satu pengalaman yang tidak terlupakan oleh Medina adalah saat dirinya melakukan pendakian ke Gunung Ciremai untuk melakukan pengibaran bendera. Saat itu, untuk pertama kalinya Medina merasakan pengalaman naik gunung. Tapi ternyata, walaupun baru pertama kali, Medina harus menghadapi medan yang sulit.
"Pertama kali naik gunung, saya diarahkan ke jalur yang istilahnya nyebelin. Saya bukannya dikasih jalur yang gampang, malah dikasih jalur yang ekstrim. Untungnya sebelum mendaki sudah ada persiapan. Beberapa minggu sebelumnya sudah latihan fisik. Tapi yang bikin kaget yaitu kenapa lewat jalur yang begitu (sulit)," cerita Medina.
(Baca Juga: Liburan Bareng Keluarga di Tempat Kekinian Bandung, Banyak Spot Foto Ciamik)
Rasa kaget dan kesulitan saat mendaki itu terbayar ketika Medina sampai di puncak. "Ketika bangun tidur, melihat sunrise dan pemandangan, serta berada di atas awan tuh rasanya keren banget. Sejak saat itu saya jadi senang naik gunung," tambah Medina. Selain naik gunung, ibu dua anak itu juga senang mengunjungi Indonesia bagian timur.
Baginya Indonesia wilayah timur memiliki karakter masyarakat yang unik. "Kalau kita lihat, masyarakat timur tuh biasanya mukanya serem, kalau ngomong kayaknya kasar. Tapi sebenarnya malah masyarakat sana orang-orangnya lebih baik dan lebih care terhadap kita dibanding orang-orang yang ada di sekitar kita," kata Medina.
(Baca Juga: Hore! KAI Gratiskan Tiket Kereta di Hari Kemerdekaan RI Ke-72)
Tempat wisata lain yang ingin Medina kunjungi adalah Mentawai. Hingga saat ini dirinya belum berkesempatan untuk mengunjungi pulau yang ada di Sumatera Barat itu. Medina ingin sekali ke Mentawai karena menurutnya suku di sana memiliki karakteristik yang khas dan gaya rumah yang unik.
Medina juga merasa rindu untuk melakukan perjalanan yang dipenuhi tantangan seperti ke Mentawai. "Untuk bisa ke sana, kita harus naik sampan selama berjam-jam," pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)