KUALITAS yang baik yang tinggi dari sesuatu yang dijual, termasuk salah satunya yakni produk makanan dan minuman mau tidak mau memang berbanding lurus dengan banderol harga yang dipasang.
Eits, tapi jangan mudah terkecoh dahulu loh! Pasalnya, tidak semua makanan dan minuman yang dijual mahal, hadir dengan kualitas dan keaslian yang seimbang. Seperti yang baru saja terjadi di sebuah bar yang berlokasi di Swiss ini.
Seperti diwarta Thedailymeal, Senin (14/8/2017) kejadian apes baru saja menimpa seorang turis yang datang berkunjung ke Devil’s Place Whiskey Bar di St. Moritz, Swiss. Disebutkan lebih lanjut, sang turis tersebut secara pribadi langsung darang dan menyakinkan sang pemilik bar, Sandro Bernasconi untuk membuka sebotol whisky yang dipajang yaitu Macallan whisky buatan 1878. Pada awalnya Sandro ragu untuk membuka dan menjual minuman whiskey yang merupakan salah satu koleksi ayahnya tersebut.
BACA JUGA:
Akan tetapi setelah diyakinkan oleh sang turis yang bersikeras untuk mencicipi minuman whiskey tersbeut, akhirnya Sandro mau membuka dan menyajikan sebotol whisky tersebut dan pada akhirnya sang turis pun tidak keberatan untuk membayar sekitar USD10000 atau sekira Rp133 juta.
Namun sayangnya, setelah berita ini menguak ke publik. Para ahli di bidang minuman whiskey dari berbagai penjuru dunia mengemukakan pernyataan yang sama. Di mana para whisky experts tersebut menyebutkan, bahwa botol whisky Macallan yang super mahal tersebut bukan merupakan whisky asli alias whisky palsu.
Menurut laporan dari Shanghaiist, sang turis yang mungkin sudah tertipu tersebut adalah seorang penulis novel fantasi laris dan kaya raya asal China, yakni Zhang Wei. Diketahui Zhang sendiri, sudah menulis lebih dari 150 novel selama 12 tahun berkarir dan pada 2015 lalu, nilai pendapatannya ditaksir senilai USD16,8 juta atau sekira Rp213 milyar! Jadi tidak mengherankan, bahwa Zhang tidak berkeberatan untuk merogoh kocek hingga ratusan juta hanya untuk sebotol minuman whisky.
BACA JUGA:
Sementara itu, menurut Wine Searcher, sebotol whisky yang diminum oleh Zhang tersebut disinyalir palsu, karena label keterangan pada botol yang diminum oleh Zhang tersebut mengklaim bahwa whisky dibuat pada 1878 dan difermentasikan selama 27 tahun, label tersebut juga menuliskan keterangan berbunyi "Guaranteed absolutely pure by Roderick Kemp, proprietor, Macallan and Talisker Distilleries Ltd,”.
Padahal nyatanya, Roderick Kemp diketahui tidak pernah memiliki Macallan dan Talisker dalam waktu yang bersamaan, dan tidak pernah ada sebuah “Macallan and Talisker Distilleries Ltc,” yang tercatat dalam industri whisky. Botol whisky palsu yang dibayar ratusan juta oleh Zhang ini, diduga adalah versi tiruan Macallans dari toko yang beredar di Italia sekitar awal tahun 2000.
Untuk penyelesaian kasus ini, Sandro sendiri diketahui lebih lanjut telah menghubungi Zhang secara langsung dan menjelaskan bahwa adanya kemungkinan minuman whisky tersebut palsu. Sandro juga mengungkapkan, bahwa sekarang ini mulai dari botol, label, gelas, lem, hingga cork (penutup botol) whisky tersebut sedang diperiksa dan dianalisa oleh para ahli di Skotlandia. Jika terbukti botol whisky tersebut adalah barang palsu, maka Sandro bersedia untuk mengembalikan uang ratusan juta yang telah dibayarkan oleh Zhang.
(Dinno Baskoro)