Sulit Memaafkan Diri Sendiri, Pakai Terapi dari Media Sosial Saja, seperti Apa Ya?

Vessy Frizona, Jurnalis
Jum'at 11 Agustus 2017 18:09 WIB
Ilustrasi (Foto: Soshable)
Share :

SAAT ini media sosial begitu nyaring gaungnya. Dari sanalah berita hoax, pencitraan, dan hastag di mulai. Selain menjadi inspirasi, media sosial juga menyebabkan kebencian. Sayangnya, pemakaian media sosial menjadi candu bagi kaum milenial.

Seorang wanita di Amerika Serikat, Catherine Ryan Gregory, mengaku sedang beristirahat dari pemakaian Facebook. "Teman akan sering mengekspos banyak hal, seolah-olah platform itu adalah pacar yang kasar atau sebotol racun,” curhatnya di situs Realsimple, Jumat (11/8/2017).

Baca Juga: Menyedihkan! Setelah Kenalan, Pria Tak Pernah Menghubungi Lagi, Kira-Kira Kenapa Ya?

Seringkali ia berdebat di media sosial dengan beberapa teman. Sepertinya platform media sosial bukan hal main-main. Ya, memang ada sisi positifnya, karena Catherine dapat terkoneksi kembali dengan teman-teman di jejaring tersebut. Di media sosial pula Anda dapat melihat bayi-bayi menggemaskan muncul dengan senyumnya yang lucu.

Namun lebih dari itu, Catherine justru bersyukur kepada media sosial karena ia bisa memaafkan diri sendiri dari hal menakutkan dan sangat rahasia tersimpan selama 20 tahun.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya