BERBICARA hal-hal unik, Jepang merupakan rumah terbaik untuk menemukan hal-hal teraneh. Jika tidak percaya coba saja datang ke Taman Monyet Jikogudani atau diterjemahkan sebagai lembah neraka yang berlokasi di gunung Shinto.
Dinamakan demikian karena lembah tersebut ditutup salju sekali setahun selama empat bulan dan membuat penduduk tidak betah sehingga lokasi pun dihuni oleh kawanan monyet.
(Baca Juga: Antisipasi Serangan Bajak Laut, Kapal Pesiar Mewah Menjelma bak Kapal Hantu)
Namun, saat musim dingin inilah, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan unik serta menggemaskan. Di mana ada kolam air hangat yang menjadi tempat pemandian monyet salju liar di sana, sontak kegiatan ini pun menjadi idaman para wisatawan dunia.
(foto: Wikimedia)
Anda bisa melihat mereka saling menggosok punggung atau sepeti sedang menikmati panorama sekitar dengan bersandar di tepi kolam. Layaknya manusia yang sedang menikmati hangatnya air kolam alami, apalagi sekelilingnya memang masih sangat alami serta sejuk. Monyet saja nyaman apalagi manusia.
(Baca Juga: 3 Keluhan Terkonyol Sepanjang Sejarah Perhotelan, Ada yang Mengeluh Tak Boleh Bawa Ayam!)
Aktivitas unik dari para monyet salju ini bermula sekitar tahun 1960’an di mana, mereka memutuskan untuk mencoba rasanya air natural dari pemandian air panas. Sejak saat itu, mereka suka mandi secara turun menurun terutama ketika musim dingin. Beberapa pemandian bahkan bisa mencapai sekitar 122 derajat fahrenheit di mana bagus untuk menghangatkan tubuh monyet.
Di sisi lain, penduduk sekitar memiliki kepercayaan tersendiri terhadap kehadiran monyet salju tersebut. Kisah tersebut berasal dari kisah fabel di mana para monyet ini merupakan medium perantara antara Dewa dan Sungai di Gunung Shinto. Meskipun lokasi ini merupakan tempat sepi namun Anda masih bisa melihat mereka mandi dan amati tingkahnya yang menggemaskan tersebut.
(Baca Juga: Hebat! Pariwisata Indonesia Sabet 3 Penghargaan di Ajang ASEANTA Awards)
(foto: Wikimedia)
Dilansir dari Atlasobscura, Kamis (10/8/2017), sebelum pergi lebih baik Anda persiapkan peralatan selama bertahan di sana, seperti menggunakan sepatu boots salju dan jaket. Untuk masuk ke sini, Anda akan dikenakan biaya sekitar Rp 170.000 dan berjalan sekitar 1.2 kilometer untuk mencapai lokasi dari pintu gerbang.
Saat pagi hari para monyet ini biasanya makan kemudian melakukan aktivitas mandi air hangat setelah makan. Sementara malam hari mereka tidur. Jadi waktu terbaik untuk melihat mereka mandi air panas, yakni ketika siang hari ketika mereka makan dan mandi.
(Baca Juga: Hotel Bertema Film Disney dengan Desain yang Bikin Gemas!)