DAMPAK negatif merokok bukan hanya dirasakan oleh perokok aktif, tapi juga oleh perokok pasif. Berdasarkan data dari Riskesdas 2013, sedikitnya 25.000 angka kematian di Indonesia terjadi pada perokok pasif akibat menghirup asap rokok.
Asap rokok mengandung kurang lebih 4.000 zat berbahaya yang mengganggu kesehatan seperti karsigenik, benzopiren, formaldehid, sianida, dan amonia. Zat-zat itu juga banyak ditemukan di bahan pembersih dan racun tikus.
(Baca Juga: Ingin Suami Berhenti Merokok, Wanita Ini Sajikan Kue Ulang Tahun Berbentuk Kuburan)
Bila seseorang menghirup asap rokok, zat-zat tersebut akan masuk ke tubuh sehingga menyebabkan berbagai penyakit di berbagai tingkat usia. Pada bayi yang menghirup asap rokok risikonya antara lain meningkatkan kemungkinan terkena asma, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), infeksi telinga, dan sindrom kematian mendadak. Sedangkan pada ibu hamil, asap rokok bisa menyebabkan keguguran dan kelahiran prematur yang memiliki masalah di kemudian hari.
(Baca Juga: Bahaya! Jangan Biasakan Merokok Setelah Makan)