Pulau Piano, Tempat Pertama Musik Klasik nan Romantis Dimainkan

Annisa Aprilia, Jurnalis
Rabu 09 Agustus 2017 12:28 WIB
Pulau Piano, China (foto: CNN)
Share :

NEGARA Tirai Bambu, China tidak hanya memiliki Tembok Besar China sebagai destinasi wisata yang dapat dikunjungi oleh para wisatawan. Pasalnya, masih banyak lagi destinasi-destinasi lain yang tidak kalah menarik dari yang paling tersohor Tembok Besar China tersebut.

Di lepas Pantai Xianmen, di bagian tenggara China, ada sebuah daerah bernama Kulangsu atau yang juga disebut dengan Gulangyu. Daerah tersebut merupakan sebuah desa yang rata-rata bukanlah orang China. Pulau kecil yang dulunya hanya dihuni oleh sebanyak 4.000 rumah tangga, kini menjelma jadi sebuah destinasi wisata yang tidak boleh dianggap remeh.

(Baca Juga: Dubai Akan Bangun Rumah Apung dengan Pemandangan "Kandang" Kuda Laut)

(foto: CNN)

Dahulu, Desa Kulangsu atau Gulangyu benar-benar bebas dari kendaraan bermotor seperti mobil dan motor. Selain itu, ada pula rumah-rumah mewah ala Eropa yang sudah ada sejak abad ke-19. Desa Kulangsu merupakan pedesaan yang masih banyak ditumbuhi oleh pohon-pohon yang lebat, pantai berpasir putih dan salah satu warisan yang tidak boleh dilupakan yaitu warisan musik klasik.

(Baca Juga: 4 Kolam Rahasia, Ada yang Berusia 12 Ribu Tahun Lho!)

Pada Juli, pulau yang jadi tempat berdirinya Desa Kulangsu diberi julukan Pulau Piano China, sebab di pulau ini ada sebuah museum piano terbesar di dunia dan rumah-rumah kolonial yang sunyi, pohon beringin dan gang yang berbatu.

(foto: CNN)

Saat wisatawan berada di Kulangsu, maka tawaran pertama yang akan dilakukan wisatawan ialah berjalan-jalan di sekitar desa sambil merasakan suasana masa lalu China.

(Baca Juga: Buruan Menginap di Hotel Es Swedia Sebelum Mencair Lho!)

Selama berada di Desa Kulangsu, pandangan mata wisatawan akan dimanjakan dengan bangunan-bangunan yang berarsitektur kolonial.

(foto: CNN)

“Selama Dinasti Qing, Amoy yang kini bernama Xianmen merupakan salah satu pelabuhan perdagangan besar pertama di China. Seiring dengan Shanghai, Xianmen adalah salah satu titik kontak pertama antara Timur dan Barat,” ucap Robun Glodstein, juru bicara pariwisata Kulangsu, seperti yang dikutip dari CNN, Rabu (9/8/2017).

Keindahan alam yang dimiliki Pulau Xianmen membuat pelabuhan jadi tempat utama yang dilindungi, Kulangsu juga menjadi tujuan ideal ketika mengunjungi Xianmen dan mendirikan bisnis perdagangandan menjadi lokasi untuk bea cukai. Sepanjang awal abad ke 19, pemukiman yang memiliki romantis ini menarik para wisatawan dan perwakilan diplomatik dari banyak negara Eropa, termasuk Inggris, Prancis, Belanda, dan Portugis.

(Baca Juga: Mengabdikan Diri pada Lingkungan, Wanita dari Suku Boishnoi Wajib Menyusui Anak Rusa)

Desa Kulangsu masih menyimpan sisa masa lalunya ada sebanyak 13 konsulat asing di Pulau Xianmen dan ada sekira 600 bangunan yang berasal dari warisan masa lalu. Desa ini juga merupakan tempat pertama di China yang memutarkan dan memainkan musik klasik.

(foto: CNN)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya