Maksudnya adalah Dr Ryan sudah mengidap maag kronis sebelumnya. Itu dikenali dengan statement keluarga yang menyatakan almarhum sudah coba diobati setahun terakhir. Kemudian, ada satu kondisi dimana dokter mengalami gejala maag akut yang memang gejalanya biasanya lebih besar dibandingkan maag kronis. ’’Kalau kondisinya demikian, itu bisa saja terjadi. Sebab, maag akut biasanya sampai membuat pasiennya muntah-muntah,’’ sambungnya.
(Baca Juga: Dr OZ Ryan Thamrin Meninggal, Mantan Rekan Kerja: ''We Will Miss You Dok'')
Tapi, bila dijelaskan secara umum, perbedaan maag akut dan maag kronis hanya terletak pada waktu kejadian gejala maagnya saja. Mereka yang mengidap maag secara teratur dan bila dikatakan sering itu dinamakan maag kronis. Sedangkan pasien yang mengalami gejala maag mendadak dimana sebelumnya belum ada keluhan sakit pada lambungnya itu namanya maag akut.
Dr Ari melanjutkan, terkait dengan gejala dan penyebab masalah, kedua penyakit itu cenderung sama. ’’Identifikasi penyakit hanya melihat dari waktu terjadinya gejala maag. Tapi, gejala maag akut biasanya lebih besar dibanding maag akut,’’ papar dokter.
(Renny Sundayani)