SELAIN mengandalkan gugusan keindahan ratusan pantai. Pulau Bangka juga memiliki air terjun alias curug yang cukup asri dan memesona. Air Terjun Dalil namanya, curug satu ini bisa dijadikan sebagai tempat rekomendasi untuk menjadi destinasi wisata yang cukup menarik.
Air terjun satu ini cukup terkenal dikalangan masyarakat Bangka lokasinya di Gunung Maras berada di Desa Rambang, kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Air terjun mempesona yang menambah khazanah wisata alam Pulau Bangka.
(Baca Juga: Mendengar Bahasa Siul di Desa yang Tak Terdeteksi Google Maps)
(foto: Arsan Mailanto/Okezone)
Air terjun Dalil masih berada dalam kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Maras seluas 16.806,91 hektar. Gunung Maras merupakan satu-satunya gunung tertinggi di Bangka Belitung dengan ketinggiannya mencapai 699 meter di atas permukaan laut, tentunya menjadi daya tarik untuk didatangi wisatawan domestik.
Langsung saja, akses menuju ke Air Terjun Dalil ketika berada di Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka saya menempuh jarak sekira 70 kilometer untuk mencapai ke Air Terjun Dalil. Pintu masuk wisata air terjun di Gunung Maras berada di Desa Dalil, letaknya sekira 3,5 kilometer dari kawasan "Rimbe Mambang" hutan lindung di Desa Dalil.
(Baca Juga: 4 Pulau Favorit Selebriti Hollywood dengan Pemandangan Menakjubkan! Airnya Jernih, Pasir Putih dan Halus)
(foto: Arsan Mailanto/Okezone)
Sampai ke titik pemberhentian pertama di dalam hutan lindung kemudian memarkir kendaraan dengan biaya Rp10.000. Untuk mencapai air terjun di Gunung Maras dicapai dengan mendaki kurang lebih satu setengah jam.
Sebab letaknya diperkirakan antara puncak gunung dan kaki gunung Maras. Namun, ketika mendaki ada baiknya singgah ke kampung Buhir untuk meminta izin mendaki di rumah juru kunci Gunung Maras.
(Baca Juga: Begini Keunikan dan Keseruan Festival Tangisan Bayi di Jepang)
(foto: Arsan Mailanto/Okezone)
Pertama-tama saya melewati perkampungan desa Dalil, kebun-kebun lada masyarakat dan memasuki areal perkebunan sawit. Di mana jalan cukup menantang untuk dilewati sepeda motor seperti jalan tanah merah berkerikil berbukit naik turun, dengan perjalanan ditempuh kurang lebih sekira 30 menit.
Perjalanan selanjutnya dilanjutkan dengan berjalan kaki, sebab tidak bisa dilintasi kendaraan. Waktunya pun kurang lebih satu jam berjalan kaki, cukup melelahkan menyusuri hutan, mendaki bebatuan bukit buik, berjalan di antara akar pepohonan, sambil menikmati udara sejuk dan terlindung pepohonan menjulang tinggi.
(Baca Juga: 4 Lapangan Bola Terunik di Dunia, Ada yang Mengapung di Laut Lho!)
Sambil enikmati pemandangan udara sejuk oleh pepohonan tinggi teduh, tak ayal sesekali membuat saya mengabadikan momen menangkap (jepretan) foto alam. Usai melewati anak sungai, baru lah melihat Gunung Maras dan pemandangan di alam terbuka sambil mengambil foto terbaik di gerbang kecil bertuliskan Air Terjun Dalil.
(foto: Arsan Mailanto/Okezone)
Gerbang tersebut menandakan bahwa perjalanan selanjutnya ke lokasi air terjun semakin dekat, membutuhkan waktu sekira 30 menit melewati hutan hujan tropis teduh, batuan granit, air sungai mengalir tenang, dan jembatan kecil.
Nah, sesampainya di Air Terjun Dalil, letih dalam perjalanan saya pun terbayar lunas. Karena pandangan ini disajikan dengan indahnya air terjun asri dan mempesona bersama cuaca sejuk menyegarkan, sedikit cahaya matahari sembari selonjoran yang rasanya enggak sabar untuk langsung melompat ke dalam air terjun.
Untuk mengurangi letih dan penat, saya pun membasuh muka dengan dinginnya air mengalir di Air Terjun Dalil. Tak hanya di situ, usai puas menikmati pemandangan air terjun yang asri mempesona dan mandi. Saya kemudian melanjutkan perjalanan berjalan ke atas agar bisa sampai ke puncak Air Terjun Dalil dengan kondisi tanjakan jalan cukup licin dan tentunya harus berhati-hati.
(fid)