TRAGIS! Niat Coba Tren Warna Rambut Terbaru, Wanita Ini Malah Alami Kebotakan dan Luka Bakar Parah di Kulit Kepala

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis
Jum'at 04 Agustus 2017 09:06 WIB
Kisah tragis (Foto: Metro)
Share :

TREN pewarnaan rambut memang selalu menarik perhatian para pecinta kecantikan rambut. Berbagai warna rambut terbaru yang hadir rasanya ingin diaplikasikan bagi mereka yang keranjingan tren pewarnaan rambut.

Namun, bukan berarti gonta-ganti warna rambut tidak menimbulkan risiko pada kesehatan. Alih-alih ingin menghemat biaya, sebaiknya pewarnaan rambut dilakukan oleh ahlinya dan bukan dilakukan seorang diri. Nah, pengalaman yang baru saja dialami wanita bernama Kirsty Weston ini sepatutnya perlu menjadi pelajaran.

(BACA JUGA: Tragis! Pawang Gajah Ini Tewas Terinjak Hewan yang Dirawatnya)

Ya, bukan mendapatkan warna pastel cantik yang didapatnya, Kirsty justru berakhir dengan rambut setengah botak dan mengalami luka bakar. Bagaimana bisa?

Kirsty ingin mengikuti tren warna rambut unicorn yang memang tengah diminati saat ini. Ia melakukan proses bleaching sendiri di rumah. Sebelumnya ia membeli produk bleaching yang diketahui memiliki kandungan cukup kuat di sebuah toko di pusat kota. Produk bleaching itu akan dicampur oleh zat peroksida yang dibeli Kirsty di tempat terpisah. Kirsty mencampurkan produk bleaching dengan zat peroksida berdosis 12 persen.

Wanita 29 tahun ini pun kemudian mengaplikasikannya pada rambut sesuai instruksi yang tertera pada kotak produk. Namun, 15 menit pertama Kirsty menerapkan produk bleaching pada rambut, ia justru merasakan sensasi terbakar di kepalanya.

(BACA JUGA: NGERI! Bibir Wanita Ini Malah Terancam Hilang Setelah Suntik Filler)

Buru-buru Kirsty membilas rambut yang sempat di-bleach, namun rasanya malah semakin parah. Ia merasakan kesakitan di bagian kepalanya.

"Saat 15 menit pertama, rambutku benar-benar berasap. Rasa sakitnya begitu menyiksa sehingga aku merasa pusing, seperti ingin pingsan," tutur Kirsty seperti dilansir Metro, Jumat (4/8/2017).

(BACA JUGA: Obsesi Suntik Filler, Bibir Pria Ini Malah Tak Bisa Menutup Sempurna)

"Itu terjadi tiba-tiba. Aku bisa merasakannya cukup hangat, tapi keadaannya semakin memburuk dengan cepat. Kemudian, aku membilas rambut, tapi aku pikir itu sudah masuk ke kulit kepala," lanjutnya.

Keesokan harinya, ibu dari dua orang anak ini mengalami kerontokan rambut. Parahnya, setengah bagian dari wajahnya mengalami pembengkakan.

"Keesokan paginya aku pergi ke A&E di Watford General, aku tidak bisa membuka mata kiriku. Rasanya sangat menyakitkan," katanya.

(BACA JUGA: Perawatan Kulit yang Perlu Dilakukan Sebelum Merias Wajah)

Dokter yang menangani Kirsty berasumsi bila pasiennya tersebut mengalami reaksi terhadap alergi. Dokter pun memberikan antibiotik untuk menghilangkan alergi tersebut. Namun, beberapa pekan kemudian, Kirsty tetap mengalami rasa sakit hingga membuatnya merasa tidak nyaman.

Ia pun kembali ke rumah sakit, dan dokter baru menyadari bila Kirsty sebenarnya tidak mengalami reaksi terhadap alergi, melainkan luka bakar parah.

"Dokter operasi plastik datang melihatku dan ketika melihat rambutku, sebagian besar kulit kepalaku mengalami luka parah dan mengelupas. Emosiku benar-benar pecah. Mereka bilang aku perlu melakukan tindakan operasi esok hari," papar Kirsty.

Wanita asal Inggris ini pun akhirnya harus menjalani lima kali tindakan operasi, termasuk cangkok kulit, dengan dua kali pindah rumah sakit. Dokter pun terpaksa harus mengganti kulit kepala Kirsty yang hilang dengan kulit dari pahanya.

Rambut Kirsty mungkin tak akan pernah bisa tumbuh lagi. Sebagai solusinya, kini Kirsty menggunakan wig untuk menutupi luka bakar pada kulit kepalanya. Dengan begitu, Kirsty akan merasa lebih percaya diri jika harus pergi ke luar rumah.

Atas peristiwa mengerikan yang menimpa dirinya, Kirsty berharap tak ada lagi orang lain yang akan mengalaminya. Ia memperingatkan setiap orang yang akan melakukan pewarnaan rambut agar pergi kepada ahlinya dan tidak mewarnai rambutnya sendiri di rumah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya