KELEBIHAN berat badan memicu berbagai masalah kesehatan pada tubuh. Bahkan, seorang remaja perempuan berusia 18 tahun terancam kehilangan nyawanya apabila tidak menurunkan berat badan. Remaja perempuan bernama Isabelle itu tadinya memiliki berat badan mencapai 120 kg.
Dokter yang memeriksanya menyarankan agar dia menjalani operasi sedot lemak. Tapi, Isabelle memiliki ketakutan terhadap pisau bedah dan ruang operasi. Dia pun menolak ide operasi dan menggantinya dengan mulai mengonsumsi makanan sehat.
“Dokter mengatakan kepada saya bahwa saya memiliki penyakit liver dan itu berkaitan dengan obesitas yang saya miliki. Dengan menurunkan berat badan, penyakit liver saya bisa disembuhkan karena hati saya kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Karena pembedahan tidak pernah menjadi pilihan bagi saya, maka saya memutuskan untuk bergabung dengan klub penurun berat badan,” tutur Isabelle seperti yang dikutip dari Express, Rabu (26/7/2017).
Setelah bergabung dengan klub penurunan berat badan, Isabelle mulai merombak menu makannya setiap hari. Semenjak masa sekolah, remaja perempuan itu seringkali hanya mengonsumsi makanan yang sesuai dengan keinginannya. Isabelle juga semakin rajin untuk melakukan aktivitas fisik. Dia menambahkan lama waktu untuk mengajak anjingnya berjalan-jalan.
Dengan usahanya yang sungguh-sungguh, kini Isabelle berhasil menurunkan setengah dari berat badannya dan mendapatkan penghargaan. Dia berhasil mengurangi lebih dari 57 kg. "Hal terbesar yang harus saya atasi adalah menghentikan makan emosional. Itu berarti saya harus menemukan cara lain untuk mengatasi masalah ini," kata Isabelle.