"Anda hanya bisa mempertahankan sedikit informasi di sana dan jika Anda tidak konsentrasi pada hal itu, itu akan memudar dengan cepat," jelas profesor psikologi di Northwestern University, Paul Reber.
Selain itu, nama dianggap bukanlah sesuatu yang terpenting dari seseorang. Karena nama tidak benar-benar merepresentasikan kepribadian seseorang yang Anda temui.
Reber malanjutkan, memori manusia sangat bagus dalam hal menghadapi informasi yang terhubung dengan baik pada informasi lain yang sudah Anda ketahui. Namun hal ini tidak selalu berlaku pada beberapa hal baru yang Anda temui. Nama juga merupakan sesuatu yang dapat berubah dan terkadang terdengar sama dengan orang lain.
"Jadi Anda merasakan fenomena lucu di mana Anda dapat mengingat tentang seseorang yang terakhir Anda temui, segalanya kecuali nama mereka," jelas Reber.
Untuk mengatasi hal ini, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Dilansir dari Businessinsider, Anda bisa menyimpan nama dan nomor ponselnya pada gawai Anda. Bisa juga meminta kartu namanya di pertemuan pertama. Atau berbincang dengannya sampai Anda merasa cukup mengenalnya sebelum mengakhiri pertemuan. Jadi Anda akan mengingat namanya di pertemuan selanjutnya.
(Muhammad Saifullah )