Tapi setelah bertahun-tahun terbangun tidak ada suami di sampingnya, Felicia menerima bahwa di mana pun tidur, bukan berarti pernikahan gagal. Ya, hubungan romantis bisa dilakukan di mana saja.
Baca Juga: Gunung Bromo Turun Salju, Wisatawan Tak Mau Ketinggalan Abadikan Fenomena Langka Tersebut
"Sebelas tahun yang lalu, kami berada di tempat tidur bersama setiap malam. Ketika salah satu dari kita terbangun pukul 3 pagi, kami saling menjangkau lengan. Ini berlanjut selama tiga tahun dan penuh kebahagiaan," sambungnya.
Hingga Felicia memiliki anak, semua tetap berjalan baik. Tidur pisah ranjang bukan karena terjadi konflik, namun karena pilihan demi kebaikan bersama. Tidak suka dengan kebiasaan pasangan.
Baca Juga: Sulit Mengingat Nama Orang? Tenang, Ada Penjelasan Ilmiahnya