BARU-baru ini, sebuah barang unik dan tak biasa baru saja terjual dengan harga fantastis. Tas berisi debu dari bulan laku terjual seharga USD 1,8 juta atau sekira Rp23 Miliar di pelelangan Kamis, 20 Juli 2017 setelah pertikaian di pengadilan yang berkepanjangan.
Tas untuk mengumpulkan sampel-sampel dari bulan, digunakan oleh astronot Neil Armstrong selama misi berawak pertama ke bulan tahun 1969, dijual dalam pelelangan benda-benda terkait perjalanan ke angkas luar di balai lelang Sotheby. Pembeli artifak itu tidak bersedia mengungkapkan identitasnya. Perkiraan pra-penjualan sebelumnya adalah antara Rp26 - Rp53 Miliar.
Artifak dari misi Apollo 11 itu keliru diidentifikasi dan dijual dalan pelelangan online milik pemerintah, dan NASA telah berusaha untuk mengklaim kepemilikannya kembali. Namun pada bulan Desember, seorang hakim federal memutuskan secara hukum artifak itu milik seorang wanita yang tinggal di kawasan Chicago yang membelinya pada tahun 2015 seharga USD 995.
Balai lelang Sotheby tidak bersedia mengungkapkan identitas pembelinya. Meskipun demikian, rincian dari pembelian artifak pada tahun 2015 telah dipublikasikan saat berlangsungnya pengadilan.
Para penyelidik tanpa sadar menemukan kantung berisi debu dari bulan ini pada tahun 2003 saat melakukan penggeledahan di garasi seorang pria yang kemudian dihukum karena mencuri dan menjual artifak-artifak museum, termasuk artifak yang dipinjamkan oleh NASA.