Sejumlah Teori Mengapa Kota di Malaysia Dinamai Kuching

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Senin 10 Juli 2017 18:31 WIB
Kota Kuching di Malaysia (foto: Shutterstock/Elena Mirage)
Share :

Yang lainnya mengklaim, kota itu dinamakan dari pohon-pohon yang tumbuh di seputar dengan buah kecil yang dinamakan mata kucing, atau semacam leci.

Teori terakhir menyebutkan nama tak biasa itu dipilih karena penduduk menemukan kucing ekor pendek yang ditemukan di seputar Sungai Sarawak yang mengalir di kota itu.

Setelah mengunjungi museum itu, saya tertarik untuk menemukan lebih banyak lagi kaitan antara kucing dan penduduk Kuching.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Claire (@anywherebutclaire) pada Agu 4, 2016 pada 2:03 PDT

Saya bertemu dengan Harris, seorang pemandu wisata yang menunjukkan berbagai gambar terkenal kucing.

Penduduk Kuching beragam, mulai dari orang Melayu, China dan India dan juga warga asli, seperti Iban, Bidayuh, Orang Ulu, dan Melanau. Harris menerangkan bahwa kucing penting bagi setiap kelompok masyarakat.

Bagi orang China misalnya, kucing adalah simbol keberuntungan. Dan kucing juga dihargai dalam Islam selama ratusan tahun. Saya bahkan mendengar bahwa Nabi Muhammad memiliki kucing yang dinamakan Muezza, yang sangat disayang Nabi.

Warga setempat juga banyak yang menyukai kucing karena membantu mengatasi hama tikus. Harris mengatakan bahwa pada tahun 1950an, pemerintah berupaya menggunakan bahan kimia untuk mengatasi nyamuk dan tikus.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya