HARI pertama sekolah seharusnya menjadi waktu yang menyenangkan bagi anak. Sebab mereka kembali bertemu teman-teman setelah liburan panjang. Namun apa jadinya jika hari pertama anak sekolah, mereka justru di-bully?
Sungguh jadi pengalaman yang buruk bagi anak di sekolah. Efeknya mereka jadi takut, tak semangat, atau bahkan trauma ke sekolah. Tenang moms, meski ini tugas berat tapi jadi saat yang tepat memperkuat mental anak dengan cara berikut ini, seperti dilansir Huffingtonpost, Senin (10/7/2017).
Ungkapkan harapan
Kalimat singkat seperti: "Ibu berharap kamu bisa mengatasi tantangan ini dan akan selalu menjaga diri dengan yang baik". Cara ini memberi perbedaan pandangan yang cukup berarti bagi anak. Dengan menggunakan kalimat yang sama sesering mungkin, mereka akan mengingatnya dengan baik. Ini juga bagus untuk ditekankan bahwa anak juga menginginkan hal ini untuk dirinya sendiri.
Bicarakan kualitas dan talenta anak
Setiap anak memiliki kualitas dan talenta yang baik. Dedikasikan waktu saat makan malam dalam sepekan untuk membicarakan kualitas dan talenta mereka. Setiap anak akan senang mendengarnya. Cara ini akan membuat anak lebih percaya diri.
Pantau media sosial anak
Orangtua siswa di Inggris, Scott Hannah dan Tyler Gregory sangat menyarankan orangtua lain untuk belajar menggunakan Facebook, Twitter, Instagram dll, agar bisa mengikuti kehidupan anak Anda sehari hari. Ketikaa tampak ada hal yang mengganggu, buka dialog dengan anak.
Jadikan ini peluang
Dengan menonton film dokumenter Bully Effect menawarkan kesempatan besar untuk membicarakan hal ini dan bagus juga bagus berbagi pengalaman hidup nyata. Bagaimana orang yang di-bully bangkit dan sukses, sehingga anak termotivasi melakukan hal yang sama.
(Vien Dimyati)