Bahaya Radiasi! Simpan Ponsel di Saku Bisa Kena Kanker Otak

Tiara Putri, Jurnalis
Kamis 06 Juli 2017 13:30 WIB
Ilustrasi (Foto: Prweb)
Share :

AKTIVITAS sehari-hari yang makin tergantung dengan ponsel menyebabkan orang tidak bisa jauh dari ponsel miliknya. Tak jarang ponsel diletakkan di saku celana atau baju agar bisa segera digunakan. Bahkan ada yang meletakkan ponselnya di samping bantal saat mau tidur.

Padahal, radiasi dari ponsel membahayakan kesehatan tubuh. Di Kanada, ada sebuah aturan yang menyebutkan bahwa ponsel harus diletakkan dnegan jarak 5-15 milimeter dari tubuh agar terhindar dari radiasi.

Meletakkan ponsel di saku malah mendekatkan tubuh dengan radiasi. Sebab, saat menaruh ponsel di saku, tidak ada jarak antara ponsel dengan tubuh, hanya dipisahkan oleh pakaian yang tebalnya tidak mencapai 5 milimeter.

Radiasi bisa menyebabkan tumor bahkan kanker otak. Sebuah penelitian di Berkeley mengungkapkan bahwa bagian otak yang terkena kanker sama dengan bagian tangan yang sering memegang ponsel, seperti yang dilansir dari TechDigg, Kamis (6/7/2017). Radiasi ponsel juga memengaruhi kehamilan.

Seharusnya radiasi yang dipancarkan dari ponsel atau yang dikenal dengan nama Specific Absorption Rate (SAR) batasnya adalah 1,60 w /kg di atas 1 gram/jaringan. Sayangnya, di bulan Juli tahun 2016 ditemukan bahwa sebanyak 89% ponsel yang diproduksi di Amerika Serikat jumlah radiasinya jauh lebih tinggi dari ambang batas yang ditentukan. Hal ini tentunya berbahaya bagi tubuh karena makin banyak sinar radiasi yang masuk ke dalam tubuh.

Cara untuk mencegah agar tidak terlalu banyak sinar radiasi yang masuk ke dalam tubuh adalah menggunakan penutup ponsel. Selain itu, Anda juga tidak disarankan untuk meletakkan ponsel di dalam saku. Ada baiknya Anda meletakkan ponsel di dalam tas.

Anda juga tidak disarankan untuk memainkan ponsel apabila baterai kurang dari 50%. Sebab, pancaran sinar radiasi lebih tinggi saat daya baterai sudah mulai habis. Usahakan pula untuk mengangkat telepon menggunakan speaker atau handset, terlebih apabila berbicara dalam waktu lama. Sehingga pancaran sinar radiasi tidak terlalu dekat dengan otak.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya