SINDROM Kematian Bayi Mendadak (SIDS) banyak menyetang bayi belakangan ini. Usia paling rentan pada masalah ini adalah bayi berusia 6 bulan ke bawah. Salah satu penyebabnya adalah suhu badan bayi terlalu panas.
Dilansir dari Mirror, reaksi dari gejala ini antara lain, bayi menjadi sulit tidur. Kemudian, bayi lebih mudah mengeluarkan keringat di kepala dan leher, sehingga pada bagian itu kelembaban tubuhnya lebih tinggi. Tak hanya itu, wajah memerah pun bisa menjadi reaksi lainnya. Kondisi paling parah adalah munculnya ruam di kulit bayi sampai pada kematian mendadak.
Nah, untuk mencegah risiko tersebut, orang tua harus selalu memperhatiakn kondisi tubuh si kecil. Pastinya dia mendapatkan tubuh yang tidak terlalu panas dengan beberapa langkah berikut
1. Pilih baju bayi yang tepat
Jangan sekadar gaya, bayi dianggap belum bisa menyesuaikan diri dengan suhu yang ada. Oleh karena itu, pakaikan baju yang nymana saat Anda bersama si kecil pergi keluar rumah, khususnya ke tempat yang suhunya panas. Bahkan, kalau dirasa suhunya terlalu panas, Anda bisa kenakan kaos dalam pada si bayi, agar tubuhnya tidak berkeringat terlalu banyak.
2. Ciptakan suhu ruangan yang sejuk
Bila Anda dan si buah hati berada di dalam ruangan, pastikan udara dan suhunya tidak panas. Bila memungkinkan, buka semua jendela yang ada untuk member celah pada angin untuk masuk dan menyejukan suhu ruangan.
3. Gunakan alas tidur yang sesuai
Usahakan untuk menggunakan seprei berbahan katun dan hindari kasur tahan air. Sebab, dengan kasur jenis tersebut, panas yang ada di dalam ruangan akan tertahan di kasur tersebut dan pastinya akan menggangu kenyamanan si kecil.
4. Mandi dengan air hangat atau dingin
Bila dirasa perlu, sebelum bayi tertidur di malam hari, mandikan dia dengan air bersuhu hangat kuku atau bahkan dingin agar tubuhnya kembali segar. Namun, yang perlu diperhatikan adalah jangan mandikan bayi Anda terlalu lama!
5. Simpan Es di Kamar Bayi
Mungkin, Anda yang tidak menggunakan pendingin ruangan, cara ini bisa dicoba. Jadi, tempatkan botol berisi air beku (sekitar 1 liter) di dekat bayi Anda tidur. Udara dingin yang dikeluarkan es tersebut bisa menyejukan sekitar bayi. Tidur pun menjadi lebih nyaman.
(Helmi Ade Saputra)