KEKAYAAN alam, tradisi dan budaya tampaknya lengkap dimiliki Provinsi Riau. Termasuk di dalamnya adalah kekayaan warisan kuliner khas yang sudah eksis dari tahun ke tahun secara turun temurun.
Satu yang unik dari kuliner Riau adalah rujak maharaja. Rujak buah ini memiliki nama yang tak kalah unik dengan nama makanan dan minuman lain khas Riau. Ternyata bukan hanya namanya saja yang unik tapi juga filosofi dari rujak buah ini.
(Rujak maharaja dan maharatu/Makanajib)
Dilansir dari berbagai sumber, rujak maharaja memiliki pasangan yakni rujak maharatu, keduanya memiliki persamaan dan juga perbedaan. Rujak maharaja dibuat dengan menggunakan bahan asli Riau yang memang hanya tumbuh dan bisa didapatkan di Riau.
Baca Juga: Mengintip Keunikan Bolu Berendam Khas Provinsi Riau
Beberapa buah diantaranya nanas rimbo panjang, kedondong taluk kuantan dan mentimun bangkinang, lalu kemudian irisan jambu air merah juga turut ditambahkan sebagai campuran. Rasa pedas rujak mengandung arti sifat tegas yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Demikian penggunaan jambu air merah yang mengandung makna berani.
Sementara rujak maharatu tidak diberi campuran jambu air merah melainkan ditambahkan terong belanda dan bengkoang. Rasa pedas manis dari rujak mengartikan sifat ratu yang tegas namun lemah lembut. Satu lagi yang unik, sambal rujak maharatu ditambahkan sedikit perasan jeruk nipis yang segar dan asam menandakan sifat ratu yang baik dan supel.