4. Running is inspirational
Lari bisa dilakukan oleh siapa saja. Bahkan tidak jarang sebuah kisah inspirasi terselip di balik orang-orang yang menyukai olahraga lari. Sebut saja Yomi Wardhana yang sempat menderita katup jantung bocor tetap tidak berhenti lari ketika mengetahui penyakitnya. Karena kecintaannya terhadap olahraga lari sejak masih muda, Yomi tetap rutin berlari saat sedang sakit. Walaupun jarak dan waktu Yomi dibatasi demi alasan kesehatan.
5. Running can be serious, measurable, but still fun
Kompetisi lari mungkin adalah salah satu acara yang membuat lari terlihat begitu serius. Para atlet akan berusaha sungguh-sungguh untuk menempati posisi paling depan. Tapi kembali lagi, karena dilakukan secara bersama-sama, berlari dalam kompetisi pun tetap berada dalam suasana senang.
(Helmi Ade Saputra)