PERNAHKAH Anda membayangkan berwisata di pedesaan, menginap di rumah penduduk setempat yang kuat dengan nuansa Sunda, sambil menikmati suasana alam yang masih asri, suasana keakraban wargannya, sekaligus bisa menambah pengetahuan? Nah, sekarang wisatawan bisa menemukannya dengan berkunjung ke Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Pasalnya, dalam waktu dekat ini, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi akan membuat sebuah terobosan di sektor pariwisata. Pria yang akrab disapa Kang Dedi itu berencana memadukan sektor wisata alam yang konsepnya akan lebih diarahkah ke sisi edukasi.
Jadi, para masyarakat yang berkunjung ke perkampungan ini bisa berwisata sekaligus menimba ilmu. Salah satunya, pengetahuan mengenai bahasa Sunda dan Inggris.
"Pariwisata itu harus lebih mengusung konsep edukasi, bukan hanya ajang rekreasi semata. Artinya, sektor pariwisata tidak hanya berkutat pada kegiatan itu-itu saja. Melainkan, bisa menjadi ajang bermain sekaligus menimba ilmu," ujar Dedi kepada Okezone.
(foto: Mulyana/Okezone)
Dedi menjelaskan, perkampungan yang akan menjadi kawasan wisata bernilai edukasi ini berada di Desa Sumurugul, Kecamatan Wanayasa. Nantinya lokasi ini akan diberi nama Kampung Sunda-Inggris. Apa pasalnya? Karena, warga di kampung wisata ini akan berkomunikasi dengan para pengunjung menggunakan bahasa Inggris.
"Selama berada di kampung wisata ini, para pengunjung bisa berbaur dengan tuan rumah. Tapi, selama di sana, mereka akan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Bagi yang belum fasih berbahasa Inggris, bisa sekaligus belajar dari warga sekitar," jelas dia.
Sebelum lokasi ini diresmikan, kata Dedi, masyarakat di wilayah itu sudah terlebih dahulu mendapat pelatihan bahasa Inggris. "Sudah ada sekitar 3000 jiwa di kampung tersebut dan semuanya sudah siap berbahasa Inggris," terang Dedi.
Kang Dedi menambahkan, di kampung tersebut nantinya juga akan tersedia pasar rakyat yang menyajikan jajanan tradisional khas Sunda. Bahkan, akan ada juga festival budaya yang akan digelar di waktu-waktu tertentu dan tetapi dengan memadukan budaya Sunda dan Bahasa Inggris.
"Yang ingin fasih berbahasa Inggris tinggal datang saja. Di kampung ini selain para warganya yang dijamin fasih Bahasa Inggris, disediakan juga sebanyak 30 tenaga pengajar yang ahli di bidang komunikasi," ujar Dedi menambahkan.
Kang Dedi menambahkan, pihaknya akan meresmikan Kampung Sunda-Inggris ini dalam waktu dekat. Dalam hal ini pihaknya berharap ke depan Kampung Sunda-Inggris ini bisa menjadi wisata edukasi alternatif di Purwakarta.
"Bisa saja awal Juli nanti. Bisa juga sebelumnya. Nanti lihat sikon dulu, yang jelas kesiapannya saat ini sudah matang," pungkasnya.