MENDENGAR frasa hujan panas, pasti kepala Anda langsung tertuju pada peristiwa hujan saat matahari dan langit cerah. Padahal, di Lahat, hujan panasnya justru sejuk dan memukau.
Hujan Panas merupakan salah satu nama air terjun yang ada di daerah yang dipimpin oleh Aswari Rivai, Bupati Kabupaten Lahat. Daerah yang dipimpin oleh Kak Wari, sapaan akrab Aswari tersebut memang terkenal dengan banyaknya air terjun yang disebut dengan curup.
Sebuah kiriman dibagikan oleh EXPLORELAHAT™, South Sumatera (@explorelahat) pada Jan 3, 2016 pada 2:28 PST
Tidak tanggung-tanggung, bahkan Kabupaten Lahat memboyong kategori kota dengan air terjun terbanyak dan diabadikan dalam Musium Rekor Indonesia (MURI). Setiap curup menawarkan keindahan dan pesonanya tersendiri, seperti Curup Hujan Panas yang tampak bergitu memukau karena terlihat seperti membelah pepohonan.
Pepohonan yang ada di sisi-sisi air terjun menambah keindangan, sehingga curup Hujan Panas akan menyihir Anda yang mengunjunginya. Dapat dipastikan Anda tercengang setibanya di curup ini.
Letaknya yang belum diketahui banyak orang dan wisatawan membuat Anda seperti pemilik air terjun Hujan Panas. Air yang mengalir dari atas hingga sungai, masih amat jernih dan terasa segar di badan. Suasana alam sekitar air terjun juga masih amat natural tanpa adanya sampah, kotoran akibat ulah manusia ataupun eksplorasi berlebihan dari pihak tidak bertanggung jawab.
Air terjun Hujan Panas, dinamai seperti itu karena ketika hujan turun, cuaca di sekitar air terjun sangat cerah, sehingga muncullah pelangi yang menyempurnakan keindahannya.
Tertarik mengunjungi air terjun Hujan Panas? Datanglah ke Karang Dalam, Pulau Pinang, Lahat, Sumatera Selatan.
(Fiddy Anggriawan )