"Semoga bisa menarik investor nantinya. Tapi kami juga berusaha untuk menjaga lingkungan ketika turnamen untuk antisipasi ulah tangah jahil," harap Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba.
Selama turnamen, ada aturan ketat yang diberikan untuk peserta mengenai hasil tangkapan. Di mana peserta hanya boleh menangkap ikan tuna, ikan kakap, marlin, dan sejenisnya. Sementara jenis ikan napoleon, hiu, dan ikan dilindungi lainnya tidak boleh ditangkap.
Dengan mengusung tema ‘North Mollucas A World Fisihing Destination’, ajang WIFT 2017 akan diselenggarakan di Kepulauan Widi, Kabupaten Halmahera Selatan pada 25-29 Oktober 2017 yang terbuka untuk umum serta memperebutkan Piala Presiden RI.
(fid)
Sebuah kiriman dibagikan oleh Dhanar Indrajit (@aanswallow) pada Nov 6, 2016 pada 2:20 PST
(Donald Banjarnahor)