MENGUNJUNGI Teheran tidak lengkap kalau belum singgah di menara yang jadi ikon Teheran, yaitu Menara Azadi. Bentuknya yang unik dan tampilannya yang gagah memiliki daya tarik tersendiri untuk menggoda pengunjungnya.
Tidak hanya jadi sebuah ikon, menara Azadi dibangun untuk memeringati ulang tahun ke 2.500 kerjaan Persia pertama. Menara yang dibangun pada 1971 itu dirancang oleh Hossein Amanat.
Arsitekturnya menggabungkan arsitektur modern yang terpengaruh gaya tradisional Iran, yaitu gaya lengkung iwan. Menara Azadi dilapisi oleh 8000 buah marmer berwarna putih. Untuk lebih mengamati soal stuktural bangunan menara, Anda harus measuk ke dalam kompleks yang membentuk desain dan melihat galeri di bagian atas.
Sebuah kiriman dibagikan oleh @barnaby255 pada Mei 29, 2017 pada 8:35 PDT
Untuk mencapai puncak, Anda bisa naik tangga. Tapi, jika tidak berminat menyusuri menara hingga puncak, Anda bisa melihat-lihat pameran yang ada di galeri di bagian bawah menara sambil bersantai di kafe yang ada juga di sana.
Selain jadi ikon dari kota Teheran, Menara Azadi pun seringkali menjadi tempat demonstrasi selama revolusi 1979 dan tetap menjadi titik fokus demonstrasi sampai hari ini, termasuk beberapa demonstrasi besar selama krisis pasca pemilihan pada 2009.
Menara Azadi akan menyambut wisatawan dari mancanegara setelah pesawat mendarat di bandara internasional Teheran.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Teheran dan menyinggahi menara Azadi, bisa juga beristirahat sambil menikmati pemandangan taman Azadi Square yang memadukan prinsip-prinsip taman Persia tradisional lewat halaman tamannya yang indah, karena jadi tempat tumbuhnya bunga-bunga dan juga terdapat air mancur di taman ini.
(Fiddy Anggriawan )