Pasalnya, demensia akan menghambat proses mengingat dan berpikir, sehingga bisa mengganggu kehidupan sehari-hari. Biasanya, demensia ini erat kaitannya dengan penyakit alzheimer.
Dr Ati mengatakan, upaya lain untuk mencegah demensia adalah olahraga. Para lansia direkomendasikan melakukan olahraga, hingga fungsi otak-otaknya juga tetap bekerja dan bertumbuh untuk menangkal risiko demensia.
"Upayanya, seperti olahraga, mencegah cedera kepala, train your brain. Batasi asupan alkohol, perlu dikendalikan penyakit seperti diabetes dan hipertensi. Tingkatkan interkasi sosial. Jangan pernah berhenti bersosialisasi," pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)