SAAT puasa seperti sekarang ini, beragam kegiatan biasanya dilakukan masyarakat untuk menunggu datangnya kumandang Adzan Maghrib. Bahkan, sebagian dari mereka beranggapan, tak afdol rasanya bila tidak melakukan ritual yang biasa mereka sebut dengan 'Ngabuburit' itu.
Biasanya, tujuan ngabuburit adalah tempat-tempat yang memiliki keindahan, ataupun pusat perbelanjaan. Bicara soal lokasi ngabuburit, di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat ada sedikitnya 7 lokasi berupa taman indah yang cocok untuk dikunjungi.
Taman besar ini, antara lain Taman Sri Baduga yang terkenal dengan Air Mancur terbesar se-Asia Tenggara. Lalu, Taman Citra Resmi dan Taman Surawisesa yang lokasinya masih satu komplek dengan Sri Baduga. Yakni, di sekitar Jalan KK Singawinata (Situ Buleud).
Taman Sri Baduga (foto: Facebook)
Kemudian, taman besar di sekitar Jalan Ganda Negara. Tepatnya, di komplek perkantoran Pemkab Purwakarta. Di lokasi itu, ada tiga taman indah, masing-masing Taman Pancawarna, Taman Maya Datar dan Taman Pasanggarahan Padjdjaran. Lokasi ini, mungkin sangat cocok untuk sekadar jalan-jalan ataupun foto-foto.
Taman Mata Datar (foto: Mulyana/Okezone)
Bisa dikatakan, di moment Ramadan seperti sekarang ini taman-taman hasil rancangan orang nomor satu di Purwakarta itu menjadi salah satu tempat favorit yang dituju sebagian masyarakat. Kala sore tiba, ratusan warga yang didominasi ABG ini berbondong-bondong mendatangi lokasi yang memang sudah dihias cukup indah itu.
Albert Nikolas (25), warga Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta mengatakan, taman yang lokasinya berada di perkantoran itu merupakan tempat favorit dia bersama teman sebayanya untuk ngabuburit. Misalnya, untuk sekedar jalan-jalan, foto-foto atau pun menikmati fasilitas internet gratis yang tersedia di lokasi itu.
Taman Pasanggrahan (foto: Mulyana/Okezone)
"Tempatnya sangat indah. Apalagi, di lokasi ini pun terdapat beberapa fasilitas lainnya, seperti kursi antik dan Wi-Fi gratis," ujar remaja berperawakan kecil itu kepada Okezone.
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya memiliki alasan terkaitan pembangunan taman-taman indah di sekitar perkantoran pemerintahan tersebut. Salah satunya, supaya masyarakat khususnya warga Purwakarta bisa menikmati wisata murah meriah tanpa harus keluar daerah.
Karena, sebut dia, tak bisa dipungkiri jika masyarakat perkotaan cenderung membutuhkan tempat-tempat untuk relaksasi dan berkumpul dengan keluarga. Makanya, pihaknya sengaja mempercantik lokasi-lokasi tersebut supaya lebih menarik lagi.
Taman Panca Warna (foto: Mulyana/Okezone)
Seperti halnya Taman Panca Warna, dirinya ingin lokasi inipun menjadi tempat yang juga bisa dikunjungi oleh masyarakat. Meskipun, lokasinya berada di areal perkantoran pemkab.
Dedi menambahkan, taman-taman ini dibuka untuk umum. Namun, pada jam-jam tertentu saja. Yakni, pukul 06.00-09.00 WIB, serta 15.30-18.00 WIB. Tapi, khusus taman yang ada di sekitar perkantoran pemkabn hanya dibuka pada sore hari saja.
"Masyarakat boleh mengunjungi taman-taman tersebut. Tapi, khusus taman di sekitar perkantoran, hanya boleh dikunjungi setelah pegawai pemda bubar atau pulang kerja," ujarnya singkat.