PURWAKARTA salah satu kota di Jawa Barat yang kental dengan budaya Sundanya ini ternyata menyimpan sejuta pesona yang perlu diungkap. Curug-curug jatuh menghantam tersembunyi di balik kebun dan semak-semak lebat membuat lingkungan wisatanya terbilang masih perawan karena jarang dijamah wisatawan.
Keindahan pesona alam Purwakarta tidak hanya sekadar curug-curugnya yang perawan dan tersembunyi, tapi juga pemandangan malam yang sangat begitu menakjubkan. Gelap malam mengalunkan harmoni dengan lembut bersama warna-warna langit dan lampu-lampu kota. Cobalah mencium malam Purwakarta dari puncak Gunung Lembu.
#explorepurwakarta photo today by @mhfathony taken at Mt. Lembu
Sebuah kiriman dibagikan oleh PURWAKARTA, JAWA BARAT (@explorepurwakarta) pada Peb 26, 2017 pada 8:44 PST
Gunung Lembu berlokasi di Kampung Panunggal, Desa Panyindangan, Kecanatab Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Untuk bisa mencium indahnya langit malam Purwakarta, Anda harus berjuang terlebih dahulu. Tidak ada keindahan yang tidak membutuhkan perjuangan, bukan? Gunung Lembu memang tidak begitu tinggi, tapi bukan berarti Anda bisa meremehkannya.
Tariklah nafas terlebih dahulu, karena Anda harus mendaki kemiringan tanjakan sebesar 45 hingga 50 derajat. Walau disediakan pegangan berupa bambu kecil, tapi dapat dipastikan Anda akan berkeringat dan kelelahan. Selama perjalanan menuju puncak, ada satu bukit yang banyak ditinggali monyet-monyet yang bergelantungan.
Di ketinggian 792 meter di atas permukaan laut ini, Anda bisa sepuasnya menikmati malam dan sihir cahaya-cahayanya yang dapat membuat Anda lupa waktu dan tidak bisa berkata apa-apa selain bersyukur pada Tuhan.
Anda yang berasal dari Jakarta bisa menuju pos keberangkatan Gunung Lembu melalui ruas tol Purbaleunyi, dari keluar pintu tol Jatiluhur bisa belok ke kanan ke arah Sukatani.
(Fiddy Anggriawan )