GEMPURAN teknologi merupakan tantangan tersendiri bagi orangtua. Bagaimana tidak, semua informasi dapat menyebar begitu cepatnya bahkan hingga ke anak-anak.
Sayangnya, informasi yang menyebar tidak bisa dikendalikan dengan mudah, baik tentang informasi positif maupun negatif. Sehingga tidak heran jika anak-anak menanyakan tentang pelecehan seksual yang didengarnya dari media massa.
Bagaimana caranya menjelaskan kepada anak ketika mereka bertanya mengenai pelecehan seksual? Founder Jaringan Anak Nusantara, Lidya Bakrie menyarankan para orangtua sebaiknya menjelaskan secara bijak sesuai dengan usia anak.
"Katakan itu adalah 'Sesuatu tidak baik yang dilakukan untuk mempermainkan organ yang seharusnya dihargai, tapi itu dilecehkan'. Sesuaikan usianya," jelas Lidya kepada Okezone di Gedung DPP Perindo, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu 20 Mei 2017.
Selain itu, Anda juga perlu mengantisipasi terjadinya pelecehan seksual pada anak-anak. Ajarkan mereka tentang merawat dan menjaga organ reproduksi mereka hingga menjelaskan bagian tubuh mana yang boleh dan tidak boleh ditunjukkan pada orang lain.
"Jelaskan bagian mana saja, apakah semua boleh cium? Dengan kakak kandung dan ayah ada batasannya. Apalagi yang tidak dikenal. Orangtua punya kewajiban memberi tahu ada hal yang dipegang dan tidak," tandas Lidya.
(Vien Dimyati)