NIAS tidak henti-hentinya menggoda para wisatawan yang datang. Wisatawan akan jatuh cinta berkali-kali tiap kali datang ke pulau ini. Indah dan eksotis saja tidak cukup untuk mendeskripsikan betapa mengagumkannya Nias dan ombaknya yang luar biasa.
Memiliki sebuah tempat menyimpan benda-benda pusaka dan sejarah membuat Nias kian kaya tidak hanya alamnya tapi juga rekam jejak tanahnya yang penuh nilai histori. Museum Pusaka lah satu-satunya tempat di Nias yang dapat menunjukkan pada wisatawan dulu pulau ini pernah dihuni binatang langka.
(foto: Museum Pusaka Nias)
Terletak di Jl. Yos Sudarso No. 134-A, Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara, museum ini merupakan museum swasta dan satu-satunya museum di Kepulauan Nias. Di museum yang dibangun oleh seorang pastor bernama Johannes M. ammerle pada 1995 ini menjadi tempat disimpannya benda-benda bersejarah masyarakat Pulau Nias sekira 6000 buah.
Dengan letakknya yang hanya 20 kilometer dari bandar udara Binaka, Anda bisa dengan mudah melihat artefak-artefak unik seperti patung Sarambia, sisir emas "Sukhu Ana'a", ukiran batu "Osa-osa Ni'oboho", penutup kepala "Takula Gere" dan masih banyak yang lainnya.
Jika Anda hendak berkunjung ke museum Pusaka Nias ini, maka harus siap takjub berkali-kali karena benda-benda yang tersimpan di sini adalah bukti-bukti kemegahan Nias pada masa lalu yang terus ada sampai sekarang.