Konstruksi asli Kathedral dibuat pada tahun 1535 hingga kemudian di perbesar pada 29 tahun kemudian berdasarkan desain katedral di Seville, Spanyol. Katedral Lima mendominasi sisi timur Plaza de Armas.
Akhirnya katedral Lima ini rusak akibat gempa bumi pada tahun 1687 dan hampir hancur akibat gempa besar tahun 1746 namun dengan cepat dibangun kembali dan masih berdiri hingga saat ini. Jika Anda berkunjung ke sini, carilah ukiran Yesus di kapel St. Yohanes Pembaptis, dan altar yang bergaya Baroque Spanyol yang terkenal sebagai churrigueresque.
Sebuah kapel yang didekorasi dengan mosaik di makam Francisco Pizarro, pendiri Lima. Sebuah museum seni religius kecil terletak di bagian belakang katedral, dan di halaman ada ruangan minum teh yang sangat menyenangkan.
Santo Domingo
Sebuah kiriman dibagikan oleh Pablo Minan Galarza (@pablominangalarza) pada Jan 23, 2017 pada 6:10 PST
Bangunan yang kini berusia 477 tahun, Santo Domingo di bangun di atas tanah yang diberikan pada Dominikan Domunika Vicente Valverde dari Francisci Pizzaro. Di sini berdiri gereja dan vihara Santo Domingo yang menjadi salah satu bangunan tertua dan paling bersejarah di Lima. Terdapat peninggilan Saint Rose dari Lima, San Juan Masias serta Dan Santo Martin de Porres di dalam bangunan tua ini.