PASANGAN suami istri ketika memutuskan berkomitmen di dalam pernikahan maka ia akan memperjuangkannya hingga akhir hayat. Namun ketika ia ingin berpisah pasti memiliki beribu alasan untuk menjauh.
Percayalah bahwa keinginan bisa dicapai dengan usaha. Tapi untuk merusak, hanya butuh satu alasan. Dari banyaknya masalah pernikahan, inilah alasan yang sering dipakai untuk menghancurkan rumah tangga.
Kami bisa kencan, tapi sayang tak ada baby sitter
Banyak pasangan beralasan mereka tidak bisa kencan karena tak ada baby sitter untuk menjaga anak. Sehingga keintiman perlahan luntur. Jika selalu ada alasan untuk kencan, maka ini membuka pintu kehancuran pernikahan. Mereka tak melihat tempat penitipan bayi atau anak untuk solusi alternatif agar bisa kencan.
Pernikahan akan selamat jika dia….
Apabila suami-istri hanya saling menuntut bukan mengalah, maka inilah yang membuat pernikahan hancur. Jika Anda berkomitmen maka semua cara akan Anda tempuh agar bisa selalu menyatu. Berkorban, mengalah, dan menyesuaikan diri dengan pasangan.
Kami ingin bercinta, tapi sudah terlalu lelah
Kehilangan keintiman dengan pasangan bukan karena Anda tak ada waktu atau tenang. Ini jelas hanya alasan klise. Hubungan seksual bisa terjadi jika keduanya menyediakan waktu dan punya gairah. Demikian dilansir Familyshare, Jumat (12/5/2017).
(Vien Dimyati)