TIFFANI Cullen, seorang wanita muda berani mengekspos kelainan yang dialaminya lewat postingan foto di media sosial. Wanita itu memperlihatkan sendi yang memar dan seakan terkilir itu.
Ia mengalami kelainan genetik yang langka dan dikenal dengan istilah Sindrom Ehlers-Danlos (EDS). Sindrom ini memengaruhi satu dari 5.000 orang. Penderita biasanya merasakan campuran rasa sakit dan luka yang konstan.
Gangguan jaringan ikat ini memengaruhi kolagen dan menyebabkan gejala sendi hiperfleksibel, masalah gastrointestinal, memar, dan jaringan parut.
Tiffani yang berusia 21 tahun itu, mengatakan bahwa EDS membuatnya sakit, hampir sama seperti rasa sakit sehari setelah kecelakaan mobil.
"Kamu tidak akan pernah tahu, apakah kamu mampu menjalani dari hari ke hari," terang Tiffani.