SEBAGAI daerah yang didominasi air laut, Venesia di Italia tidak mungkin ada tanpa jembatan. Salah satu jembatannya yang terkenal dan menjadi banyak perhatian adalah Jembatan Rialto, yang kaya akan nilai sejarah.
Dibangun pada abad ke-15, jembatan ini melintas di atas Grand Canal Venesia. Jembatan itu secara teknis dibangun sebelum tahun 1181 sebagai tongkang kecil yang berfungsi sebagai satu-satunya penyeberangan untuk sampai ke sisi lain dari Grand Canal.
Boats and hoes #venice #rialtobridge #holiday ð®ð¹☀️ð
Sebuah kiriman dibagikan oleh Charlotte Turner (@chaaaarlotte_t) pada Apr 16, 2017 pada 9:47 PDT
Kemudian pada tahun 1551, pemerintah saat itu meminta jembatan untuk ditingkatkan. Beberapa arsitek terbaik dalam sejarah, termasuk Michelangelo dan Palladio, pun menawarkan rencana untuk mendesain ulang jembatan. Tapi kehormatan tersebut akhirnya jatuh pada Antonio da Ponte.
Sayangnya, banyak arsitek yang skeptis dari rencananya dan meramalkan kegagalan jembatan yang dibangunnya. Tapi, ia berhasil melawan kritik tersebut, bahkan terbukti sampai hari ini.
Arsitektur Venesia klasik tersebut menambahkan daya tarik dan sampai abad kesembilan belas, Rialto Bridge masih satu-satunya jembatan untuk Grand Canal dan satu-satunya penghubung antara kedua daerah di Venesia sampai jembatan modern dibangun.
(Fiddy Anggriawan )