SULAWESI Selatan memililiki destinasi wisata gua yang memiliki bersejarah, yakni Leang Leangm yang berlokasi di kawasan Maros.
Dikutip dari Grivy, sebagai sebuah Taman Prasejarah, Leang Leang cukup terawat meskipun untuk bisa masuk ke sana, Anda tidak dapat melihatnya langsung dari jalan utama. Dengan berkendara melewati jalan beberapa kilometer, Anda pun akan melihat pintu masuk Leang Leang.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Sari Savira (@sarisaravi) pada Apr 10, 2017 pada 2:34 PDT
Apalagi sekarang jalanan di kawasan Leang Leang sudah cukup bagus dan beraspal. Leang Leang sendiri berada di dalam wilayah Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, merupakan sebuah Pegunungan Karst, dan telah diakui sebagai kawasan karst terbesar kedua di dunia setelah Pegunungan Karst yang ada di Guangzhou, China.
Leang Leang tercatat memiliki luas 43,750 hektar dengan 286 gua di dalamnya di mana ada lebih dari 30 gua prasejarah. Salah satu daya tarik utama Leang Leang bukan hanya Pegunungan Karst yang cantik, melainkan juga gua prasejarah yang dimilikinya karena di hampir di semua gua Leang Leang.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Tapak Borneo (@tapak_borneo) pada Apr 9, 2017 pada 8:47 PDT
Anda dapat menjumpai gambar-gambar serta cetakan telapak tangan peninggalan zaman prasejarah. Selain cetakan telapak tangan, Anda pun dapat menjumpai gambar-gambar babi hutan, ikan, manusia, serta bentu-bentuk unik lainnya.
Pada masanya, gua-gua di Leang Leang merupakan tempat tinggal para manusia purba dan gambar-gambar serta cetakan telapak tangan merupakan bukti bahwa mereka pernah tinggal di sana. Saat Anda masuk ke gua-gua tersebut, disarankan untuk berhati-hati karena aksesnya lumayan sempit dan licin.
(Fiddy Anggriawan )