BAGI Anda para pecinta petualangan sekaligus banyak ilmu baru tentang keindahan alam dan budaya, hutan Taman Wisata Alam Batu Putih di Sulawesi Utara adalah salah satu lokasi wisata yang tepat untuk Anda.
Berada di dalam Taman Nasional Tangkoko, kawasan ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu kawasan pantai, hutan, dan pegunungan. Taman Wisata Alam Batu Putih sendiri masuk dalam kawasan hutan dataran rendah dengan pantai yang berbatasan di bagian tenggara.
Berada pada ketinggian dari nol sampai sekira 200 mdpl, track yang bisa dilalui wisatawan saat berpetualangan di hutan Taman Wisata Alam Batu Putih begitu beraneka ragam medannya, mulai dari jalur landai, jalur menyempit yang kemudian beranjak terjal.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Meike Delmina Lakiu (@meike_lakiu) pada Mar 25, 2017 pada 12:49 PDT
Wisatawan bisa menggunakan jasa pemandu resmi untuk menjelajahi Taman Wisata Alam Batu Putih, untuk perjalanan pendek sampai panjang. Pemandu ini akan sangat berguna bagi Anda yang penasaran menemukan binatang langka di hutan tersebut.
Luas hutan yang sekitar 615 hektare ini, menurut data 2007, ditinggali berbagai binatang endemik Sulawesi, seperti monyet hitam (Macaca Nigra) dan tarsius. Selain itu, juga ditemukan burung rangkong, babi hutan, hingga anoa.
Seperti dikutip dari berbagai sumber, tidak hanya faunanya yang menarik di kawasan hutan tersebut. Flora yang ada di hutan Taman Wisata Alam Batu Putih juga sama eksotiksnya. Sebut saja pohon kulit hitam (Ebony), pohon fikus, dan coro menjadi teman perjalanan Anda di sana.
Hutan wisata alam ini berada di Kota Bitung Utara, Sulawesi Utara. Dari pusat Kota Manado, hutan bisa dijangkau dengan berkendara sejauh sekira 60 km atau dapat ditempuh sekitar 2,5 jam perjalanan darat.
(Fiddy Anggriawan )